Refleksi Hari Lahir Pancasila, Dedie Rachim Ingatkan Kebhinekaan di Kota Bogor

 

bogorOnline.com

1 Juni menjadi simbol kelahiran Pancasila. Peringatan hari sakral bagi Bangsa Indonesia ini dimulai sejak tahun 2016 berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016.

Setiap tokoh nasional dan tokoh daerah menggaungkan semangat keberagaman dalam persatuan. Seperti yang disuarakan calon Wakil Walikota Bogor nomor 3, Dedie A Rachim. Menurutnya, Hari Lahir Pancasila harus dimaknai sebagai momen pemacu bagi generasi muda untuk menjaga serta mempertahankan persatuan dan kesatuan ditengah keberagaman.

“Kita harus mensyukuri bahwa kita memiliki Dasar Negara Pancasila yang bisa menjadi landasan hidup berbangsa dan bernegara,” kata Dedie saat dimintai tanggapan disela kesibukannya pada Jumat (1/6/18) malam.

Mantan pejabat KPK ini menambahkan, hal tersebut sesuai dengan aamanat Bung Karno melalui pidato pada tanggal 1 Juni 1945 bahwa negara dibentuk bukan untuk satu golongan. Baik golongan bangsawan maupun golongan kaya, tetapi untuk semua golongan.

“Semangat ini harus terus kita jaga dalam mempertahankan kesatuan dan persatuan ditengah keberagaman,” ungkapnya.

Di momen ini pun dia berharap, semoga Kota Bogor dapat senantiasa menjaga serta mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sesehari.

“Kepada masyarakat Kota Bogor yang cinta damai dan penuh toleransi menjadi cerminan bahwa semangat Pancasila telah menyatu dalam kehidupan sehari-hari warga dan hal ini patut kita apresiasi,” tandasnya.

Lebih jauh Dedie berharap, semangat bersatu dan berprestasi akan semakin membawa Indonesia menjadi negara yang maju dan sejahtera. (ist)