SATPOL PP KABUPATEN BOGOR KEMBALI SEGEL GALIAN DI PARUNG

PARUNG – Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor kembali melakukan penyegelan terhadap aktifitas galian di komplek perumahan Lembah Bukit Cilincing (LBC) Desa Cogreg Kecamatan Parung. Menurut Hendrik Edmond, ketua tim Satpol PP Kabupaten Bogor yang datang ke lokasi, penyegelan kali ini adalah yang kedua kalinya dilakukan aparat penegak Perda tersebut.

“Sebelumnya kami sudah segel galian ini karena tidak ada ijin, tapi mereka jalan lagi. Ini pelanggaran hukum. Siapapun didalamnya, Satpol PP akan tutup galian, ini tugas kami,” ujar Hendrik Edmond kepala tim Satpol PP Kabupaten Bogor yang datang ke lokasi saat ditanya wartawan, Kamis (31/5/2018).

Dia menegaskan, Satpol PP sengaja menyegel dan membawa keluar alat berat ke sisi jalan raya agar masyarakat mengetahui bahwa pihaknya (Satpol PP) sudah melaksanakan tugas sesuai amanat Perda yang diembannya. “Biar tidak ada dugaan dari masyarakat kalau kita tidak bekerja atau diam saja. Apalagi sudah banyak keluhan dari masyarakat soal galian ini.” Imbuhnya.

Sementara pemilik galian, Asep Mulyadi menolak keras jika pihaknya dinyatakan tidak miliki ijin. “Jadi bukan tidak ada ijin, tapi kami sudah memprosesnya hanya saja terhambat oleh pelayanan publik terutama dari pemerintah desa dan kecamatan,” cetusnya.

Asep Mulyadi juga memaparkan, dirinya sudah mendapat ijin warga sekitar namun tidak mendapat rekomendasi lanjutan dari Pemdes Cogreg dan Pemerintah Kecamatan Kemang. Dirinya bahkan sudah membuat surat keberatan atas penutupan yang dilakukan pihak kecamatan Parung. “silahkan dibaca surat keberatan kami selaku pemilik galian. Kita sudah dapat ijin warga dan mberdayakan warga sekitar.” Tandasnya.

Terpisah, Kepala Desa Cogreg Suherdi menjelaskan pihaknya sudah melakukan pelayanan publik sesuai tugas yang diembannya. “Jadi tidak benar jika tidak ada pelayanan publik,” tegasnya.

Dia menutyrkan, hal itu terbukti dari sudah diterimanya berkas permohonan ijin dari pihak pengelola galian termasuk lampiran tanda tangan dari surat keterangan ijin warga. “Namun soal saya belum menandatangani surat permohonan ijin galian, tentu karena kami harus Mel secara cermat dulu dasar aturannya dan hal – hal lainnya. Termasuk berkoordinasi dengan instansi diatas kami dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Parung.” ungkapnya. (MUL)

Comments