Uu Ternyata Penggemar Berat Raja Dangdut Rhoma Irama

Tasikmalaya – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum atau yang biasa disapa Kang Uu ternyata penggemar berat musisi kawakan Rhoma Irama.

Kang Uu mengaku menggemari bang Rhoma sejak belia dan berlanjut hingga sekarang. Semasa aktif berkantor sebagai Bupati Tasikmalaya, selain hobi nyetir sendiri mobil “turuntung”nya, hobi utamanya adalah mendengarkan musik dangdut, wabil khusus mendengarkan lantunan si Raja Dangdut.

Kang Uu masih ingat momen pertama kali melihat langsung dan jatuh hati pada sang idolanya itu. Yaitu tahun 1982, saat ia baru duduk di bangku kelas 5 SD. Ketika itu sang raja dangdut tampil menjadi juru kampanye Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Alun-Alun Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Uu masih terkenang waktu itu ia begitu gembira karena diajak sang ayah melihat konser bang Rhoma. “Waktu itu lagunya Pemilu, dan bang Rhoma tampil dengan setelan serba putih,” kata Kang Uu, kemarin.

Beranjak remaja Uu makin lekat menggemari Rhoma Irama. Sekali waktu sekitar tahun 80-an ia bahkan nekad ramai-ramai naik angkutan umum dari Tasikmalaya ke Bandung, hanya untuk nonton film Rhoma di gedung bioskop Parahyangan Bandung.

Uu menonton film tersebut bersama para santri asal Lampung yang tak pulang saat libur lebaran. Ia nonton secara sembunyi-sembunyi lantaran tidak diberi izin oleh kedua orang tua.

“Judul filmnya Pengorbanan. Itu film pertama bang Rhoma yang saya tonton. Waktu itu orang tua enggak membolehkan nonton di bioskop. Ya saya nakal aja sembunyi-sembunyi. Kenapa saya bela-belain nonton, karena itu filmnya Rhoma Irama,” Tutur Uu sembari tersenyum mengenang masa mudanya.

Soal lagu favorit, Kang Uu paling suka dengan lagu berjudul Tabir Kepalsuan. Tak ada alasan khusus kenapa Uu menjadikan lagu ini yang paling digemari.

“Enggak ada kenangan atau alasan khusus, cuma karena syair dan musiknya enak aja,” ujar Uu.

Lagu-lagu lainnya yang menjadi favorit antara lain Keramat, Laa Ilaha Illallah dan Pengorbanan.

Satu hal yang luar biasa pada bang Rhoma di mata Uu adalah kemampuannya mengemas lirik-lirik dakwah dengan aransemen dan lagu yang melodius. “Biasanya kalau orang ingin menyampaikan makna dari syair, lagunya kedengaran gak enak. Kalau ini syairnya nyampe, lagunya enak didengar, dan enggak bikin bosan. Itu kemampuan yang membuktikan bahwa dia adalah sosok musisi yang komplit,” katanya.

Kekaguman Uu terhadap Rhoma bisa dibilang amat besar. Saat masa-masa remaja, lagu dangdut yang dilantunkan Rhoma selalu mengisi hari-hari Uu.

Padahal kala itu, pertengahan 80-an lagu-lagu impor dari Barat mulai membanjiri tanah air. Serbuan musik barat waktu itu tak membengkokkan kecintaan Uu terhadap musik dangdut apalagi kepada pujaannya Rhoma Irama. (adi/**)

Comments