TMMD BENTUK KEMANUNGGALAN TNI DAN RAKYAT DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA

RUMPIN – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu yang dilakukan oleh personel Tentara Nasional Indonesia (TNI).  TMMD salah satu untuk mensejahterakan masyarakat dan dalam rangka membangun kemanunggalan atau keterpaduan antara TNI dengan rakyat. Pelaksanaan program TMMD di wilayah Kabupaten Bogor, telah dimulai dengan menggelar acara pembukaan TMMD ke 102 Tahun Anggaran 2018 yang dipimpin Inspektur upacara oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Adang Suptandar. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Leuwihalang Desa Cibodas Kecamatan Rumpin, Selasa (10/7/2018).

Acara pembukaan TMMD ke 102 TA 2018 ini, tampak dihadiri jajaran pimpinan TNI diantaranya, Komandan Korem 061/Surya Kencana, Kolonel (inf) Muhammad Hasan, Kodam Irdam III/Siliwangi Kolonel (Inf) CH Adilane dan Kolonel (Inf) Heri Sutiono, Letkol. Arm Sabawa Pjs Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Danramil Rumpin Kapten (Inf) Marwoto, serta didampingi unsur Muspika yaitu Kapolsek Rumpin Kompol Muis Efendi, Camat Rumpin Zulkifli serta Kepala Desa Rabak Suherman, Selasa 10/07/2018.

Adang Suptandar mengatakan, kegiatan TMMD ini akan disampaikan ke Bupati Bogor Nurhayati, terutama soal manfaat yang sudah di rasakan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat itu sendiri. “Masyarakat dapat memanfaatkan momen ini, sehingga mereka mampu untuk membuka daerahnya agar tidak terisolasi. Karena hal ini tentunya baik untuk mereka, maka saya meminta masyarakat untuk juga aktif ikut serta mensukseskan program ini,” ungkapnya. Sekda Kab. Bogor ini mengungkapkan, saat ini Pemkab Bogor, sudah mempersiapkan penganggaran melalui dana hibah kepada Kodim 0621 Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Komandan Korem Korem 061/Suryakancana Kolonel (Inf) Muhamad Hasan mengatakan, kegiatan TMMD ini dilakukan dengan membuka jalan sepanjang 3,7 km. Dia mengungkapkan, sebelum dibangun, jalan tersebut adalah jalan setapak dengan volume panjang 1 km. “Melalui Program TMMD jalan ini dilebarkan menjadi 6 sampai 7 meter. Kami mengerahkan personil TNI sebanyak 150 orang,” ucapnya.

Kolonel (Inf) Muhamad Hasan juga menjelaskan, tunjuan program TMMD adalah lebih melekatkan diri lagi ke masyarakat sebagai bemtuk kemanunggalan TNI dan Rakyat. “TNI manunggal membangun Desa. Dari dulu kita tidak terlepas dari masyarakat sehingga kedatangan TNI selalu menjadi solusi, dan mengajak masyarakat untuk bergotong royong membangun wilayahnya,” paparnya.

Lebih lanjut M.Hasan menaku memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi masyarakat dalama kegiatan ini. Menurutnya, banyak juga peran serta masyarakat yang sudah dilakukan. Misalnya, mengorbankan lahan rumahnya untuk di jadikan badan jalan. Padahal disisi itu, sambungnya, mereka rugi. Tapi mereka sudah iklas berkorban lahan rumahnya menjadi bagian dari jalan umum sebagai bukti ikut serta dalam pembangunan wilayah bersama TNI. “Selain membangun jalan desa, sebagai tambahan TNI juga membangun tiga rumah tidak layak huni (RTLH) dan Musola.” pungkasnya. (MUL)

Comments


TAG