Staff Ahli Menkumham Berikan Penguatan, Zona WBK Lapas Cibinong

CIBINONG-
Semangat reformasi birokrasi good governance terus digaungkan di lingkungan instansi Pemerintahan seluruh Indonesia. Begitupun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg Kelas II A Cibinong yang sudah 2 tahun belakangan ini terus berbenah diri demi mewujudkan pelayanan kepada masyarakat maupun kepada Warga Binaan Pemasyarakatan. Seperti kunjungan dari salah satu Staff Ahli Bidang Ekonomi Asep Kurnia. Ia meninjau secara langsung sistem yang sudah banyak dirasakan oleh masyarakat hingga WBP tersebut.

“Kami juga memberikan penguatan kepada petugas untuk terus pertahankan zona integritas bebas korupsi di lingkungan lapas ini,” ujar Asep di lokasi.

Dengan didampangi Kepala Lapas kelas II Cibinong, ia pun mengelilingi lapas dan mengontrol setiap pengawasan yang dilakukan petugas. Seperti, di blok hunian, dapur, ruang kerja, hingga ruangan khusus pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengujungi WBP di Lapas.

“Habis keliling saya langsung evaluasi semua petugas, dan hasilnya bagus untuk kondisi disini, ” katanya

Asep pun mengapresiasi semua kinerja petugas lapas, karena sejauh ini sangat baik dalam menjalankan program pemerintah dengan membuat pengawasan yang sangat baik di dalam Lapas.

“Saya melihat pemanfaatan teknologi informasi sudah berjalan sangat baik, sehingga pelayanan terhadap pengunjung dan warga binaan menjadi optimal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Cibinong Agung Krisna menambahkan, program yang dijalankan hari ini adalah program dari pemerintah pusat (Kemenkumham) yang diimplementasikan dilapangan, dengan menggunakan teknologi untuk sebagai alat pengawasan semua kegiatan baik dalam adminitrasti dan keamanan didalam lapas.

“Semua terlaksana berkat kerjasama dari semua petugas dengan semangat reformasi birokrasi yanh tinggi,” singkatnya.

Berkat ketekunan semua jajaran petugas lapas, sambung Agung, kenyamanan dan kemudahan dalam pelayanan untuk napi dan masyarakat ketika berkunjung mendapat kebanggan tersendiri bagi lapas. Sehingga senyum dan kepuasan pelayanan menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami akan terus lakukan perbaikan dan mengembangkan sistem agar lapas benar benar bersih dari pungli dan menghapus korupsi yang berpotensi terjadi, meski itu kecil,” terangnya.(rul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *