Jalan Sehat PDAM, Perkuat Solidaritas Antar Pegawai dan Mitra

bogorOnline.com

Jalan sehat keluarga besar PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dalam rangka HUT ke-73 RI dan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018. Dilepas Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman di area pembangunan Intalasi Pengolahan Air (IPA) Cibanon, dan finish di kantor PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Jalan Siliwangi 121 Sukasari.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan, Deni Surya Senjaya menuturkan, setidaknya ada tiga tujuan utama jalan sehat ini. Pertama, memperkuat solidaritas antar pegawai serta mitra-mitra PDAM. Kedua, menjaga kebugaran tubuh agar tetap prima dalam melayani kebutuhan air bersih kepada pelanggan. Terakhir, agar seluruh pegawai mengetahui program pembangunan SPAM Katulampa kapasitas 300 liter perdetik (l/det) yang segera dioperasikan.

“SPAM Katulampa merupakan program strategis PDAM Kota Bogor dalam penambahan kapasitas air bersih untuk wilayah Bogor Utara. Area pelayanannya mencakupi Cimahpar, perumahan Griya Soka, perumahan De Botanical, dan lain-lain,” ungkap Deni, Sabtu (8/9/18).

Deni melanjutkan, Infastruktur air bersih yang juga masuk proyek strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakkyat (PUPR) ini tahapannya sudah mencapai 90 persen.

“Air bakunya berasal dari Sungai Ciliwung yang disodet melalui Intake Pasir Angin. Ditargetkan seluruh pengerjaan rampung pada September tahun ini dan diujicobakan pada Oktober 2018,” ujarnya.

Ke depan, sambung Deni, jika SPAM Katulampa ini sudah beroperasi, PDAM akan melakukan rezoning area pelayanan menyesuaikan dengan sumber airnya. PDAM akan “membelah” distribusi air bersih dengan patokan Jalan Pajajaran. Jalan Pajajaran sebelah kanan dari arah bunderan Lippo Plaza akan dilayani dari SPAM Katulampa (300 l/det), sisi kirinya dilayani dari IPA Dekeng dan Cipaku (1800 l/det) dari sumber air Sungai Cisadane melalui Intake Ciherang Pondok.

“PDAM akan terus mengawal agar seluruh pengerjaan SPAM Katulampa bisa selesai sesuai jadwal, mengingat kebutuhan air bersih pelanggan di Kota Bogor, umum di wilayah Kecamatan Bogor Utara, sudah sangat tinggi,” tandasnya. (Nai)