BOGORONLINE.com — Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor menghadirkan layanan PASPORIA (Pelayanan Paspor di Hari Libur) untuk pertama kalinya di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bogor, Minggu (4/10/2026).
Inovasi pelayanan tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja.
Antusiasme warga terlihat sejak pendaftaran layanan dibuka melalui aplikasi M-Paspor. Sebanyak 30 kuota pelayanan paspor yang disediakan Kantor Imigrasi Bogor habis dalam waktu singkat.
Melalui PASPORIA, masyarakat dapat mengurus permohonan paspor pada hari libur sekaligus beraktivitas di kawasan CFD Kota Bogor.
Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus, mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.
“Melalui PASPORIA, kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan keimigrasian dapat hadir lebih dekat, mudah dijangkau, dan menyesuaikan dengan aktivitas masyarakat. Kami memahami bahwa tidak semua warga memiliki kesempatan untuk mengurus paspor pada hari kerja. Karena itu, pelayanan di hari Minggu ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan prima,” ungkap Ritus.
Selain layanan permohonan paspor, PASPORIA juga dikemas dengan sejumlah kegiatan interaktif. Panitia menyediakan berbagai permainan atau games yang dapat diikuti masyarakat dengan hadiah menarik.
Kegiatan tersebut turut didukung sejumlah mitra, yakni Es Teh Indonesia, Donat Ube, dan The Jungle Waterpark.
Kantor Imigrasi Bogor juga menggelar senam bersama secara gratis. Masyarakat yang beraktivitas di kawasan CFD dapat mengikuti kegiatan tersebut tanpa dipungut biaya.
Dengan konsep tersebut, PASPORIA tidak hanya menjadi sarana pelayanan administrasi keimigrasian, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara petugas Imigrasi dan masyarakat.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turut mengunjungi lokasi PASPORIA. Dalam kunjungannya, Dedie meninjau proses pelayanan dan menyapa warga yang tengah mengajukan permohonan paspor.
Dedie juga mencoba sejumlah permainan interaktif yang disediakan panitia.
Ia mengapresiasi langkah Kantor Imigrasi Bogor yang menghadirkan pelayanan publik di tengah aktivitas masyarakat.
“Ini merupakan inovasi yang baik karena pelayanan publik hadir langsung di tengah masyarakat. Selain memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mengurus paspor, kegiatan seperti ini juga menciptakan suasana pelayanan yang lebih santai, interaktif, dan dekat dengan masyarakat. Kami berharap inovasi seperti PASPORIA dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bogor,” ungkap Dedie.
Kantor Imigrasi Bogor berharap pelaksanaan PASPORIA dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian sekaligus mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih mudah, fleksibel, dan dekat dengan kebutuhan warga.





