SUKARAJA-
Calon anggota legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Muhammad Arfan dari Partai Amanat Nasional (PAN) No 4 mengatakan, setalah dirinya masuk secara resmi dalam daftar calon tetap (DCT) dari PAN kemarin yang langsung dikonfirmasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat yang sementara dirinya baru punya kegiatan masih dalam tahap sosialisasi saja.
Masih Kang Arfan sapaan akrabnya menambahkan, untuk langkah yang akan diambil oleh dirinya, salah satunya adalah konsen terhadap nasib buruh di Bumi Tegar Beriman. Terhadap serbuan Tenaga Kerja Asing (TKA), karena masih banyak sekali jumlah pengaguran harus diperhatikan. Jangan sampai orang asing tersebut melah merebut lapangan pekerjaan bagi warga Kabupaten Bogor ini.
“Kalau yang datang TKA ke Pemkab Bogor menjadi tenaga ahli itu tidak masalah, tapi faktanya meraka menjadi pekerjaan kasar. Inilah yang harus kita sikapi agar warga kabupaten bisa mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujar Caleg Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat (Jabar) 5 itu.
Kang Arfan menambahkan, untuk
mengatasi masalah diatas yang berkaitan dengan meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan cara mengurangi angka pengaguran dan kemiskinan. Pihaknya akan membentuk Balai latihan kerja (Blm) yang disertai dengan pemberian modal kerja, bagi masyarakat Pemkab Bogor. BLK itu nantinya bebeda dengan yang sudah ada, dimana ada pemberian modal bagi yang sudah terlatih. Sehingga mereka bisa langsung mengaplikasikan keahliannya, guna dipergunakan menjadi sebuah pekerjaan, baik untuk dirinya maupun orang banyak.
“Itulah salah satu konsen kami demi memberikan pelayanan kepada warga Kabupaten Bogor nanti,” tutupnya usai menghadiri acara santunan anak yatim dan dhuafa korban tragedi Kebun Raya Bogor Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPA- PPMI) PT Asalta Mandiri Agung, disalah satu gedung Desa Cimandal RT6/1, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor Minggu (23/9/18).(rul)





