Sentul City Alfian: Tidak Ada Itu, Kriminalisasi Tanah Warga

BABAKAN MADANG-
Advisor Pt Sentul City Alfian Mujani mengatakan, pihaknya tidak pernah
mengkriminalisasi terhadap warga Desa
Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Mlainkan
Sentul City hanyalah korban dari oknum, yang bermain menjual aset tanah milik pihaknya kepada orang Ke tiga.

“Selama ini kami tidak pernah menghalangi masyarakat sekitar, untuk membuat sertifikat tanah yang memang sudah menjadi milik warga sesuai bukti dan data tentunya,” kata Alfian saat ditemui bogorOnline.com di Sentul Rabu (5/9/18).

Alfian menambahkan, dirinya rasa tidak mungkin dan tidak bisa Sentul menghalangi, dikarenakan yang menerbitkan terkait pertanahan adalah
Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor bukan pihaknya.

Masih Alfian menjelaskan, menurut yang diketahui oleh dirinya, tanah milik Sentul City itu, digarap oleh warga Bojong Koneng, tetapi ada oknum yang tidak jujur. Membuat tanah garapan tersebut diperjual belikan. Setalah itu ketika pembeli akan membuat sertikat tidak bisa, karena tanahnya milik Sentul. Bahkan soal Kepala Desa (Kades) yang dipidanakan itu bukan laporan dari Sentul.

“Akan tetapi berdasarkan pengembangan dari aparatur penagak hukum, terkait jual beli tanah yang didugaan ada unsur pemalsuan dokumen,” tambahnya.

Sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Adian Napitupulu mengatakan, kedatangan pihaknya saat ini memang dalam rangka mendapatkan data, bukti serta segala macam. Untuk mempelajari kasusnya dan sebagainya, mengenai masalah tanah yang sedang dihadapi oleh warga tersebut. Sehingga pada saat kesimpulannya nanti terbukti masyarakat benar maka ini harus berhasil, baik itu harus menunggu sepuluh tahun, dua puluh tahun tetap harus berjalan dan menang.

“Maka kalau rakyat benar ini harus berhasil untuk menang,” kata Politis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu saat ditemui bogorOnline.com di Vila Kayangan, Desa Bojong Koneng kemarin.(rul)