Dana Porda Miliaran Tidak Jelas Peruntukannya, Kejari Harus Bertindak

CIBINONG-
Terkait persoalan transparasi penggunaan anggaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat (Jabar) di Kabupaten Bogor yang mencapai miliaran itu dan. Hingga sampai saat ini belum juga bisa dijelaskan oleh pihak-pihak terkait.

Maka Direktur Lembaga pemerintah kebijakan pemerintah (LPKP) Rahmat Syamsul Anwar mengatakan, pihaknya mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor segera menyoroti anggaran Porda tersebut. Dikarenakan pada dasarnya dana publik itu, adalah dana yang dikelola oleh negara atau pihak lain yang diamanatkan oleh negara. Termasuk porda Jabar XIII ini yang uangnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau dari Pemerintah ataupun hibah.

“Disitu harus akuntabel dan mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku disebuah negara yaitu pemerintah,” tegasnya kepada Wartawan.

Sebelumnya Ketua Harian PB Porda Rustandi mengatakan, bila masyarakat meragukan soal keterbukaan dana Porda tersebut, adalah dana hibah bersama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena bagian. Dan apakah anda pernah lihat APBD dipaparkan kepada warga mulai dari a,b sampai c. Sedangkan ranahnya dari pihaknya adalah, bagaimana penyusunan hibah itu sama saja dengan yang lainnya tidak berbeda.

“Seperti bahasan dewan, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan kemudian itu dipublikasikan juga. Cuman kalau secara detailnya AX rupiah tidak juga pada posisi itu,” kilah Rustandi saat ditemui bogorOnline.com usia menghadiri diskusi Kelompok Kerja Wartawan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor di lobi utama gedung Dewan Kamis (27/9/18).

Rustandi menambahkan, karena dana hibah titik beratnya dengan yang lain pada dasarnya sama, sehingga ranahahnya ketika dirinya ingin menyampaikan transparansi itu, pada saat APBD akan ditetapkan, yaitu ketika pada malam harinya dan itu sudah dipublikasikan. Jadi tidak pada posisi, misalkan dana ini, rapat ini sekian X rupiah tidak seperti itu yang harus dijelaskan oleh pihaknya.

“Itulah yang bisa saya jelaskan, seperti itu,” dalihnya.(rul)