Di Sidang Paripurna LKPJ, Egi GW Ingatkan Bupati Untuk Pro Aktif Membangun Jalur Tambang

CIBINONG- Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Egi Gunadhi Wibhawa mengingatkan Bupati Bogor untuk pro aktif dalam upaya membangun jalan khusus angkutan tambang. Egi berharap disisa masa akhir jabatannya, Nurhayanti untuk mengerahkan semua potensi yang ada untuk proses pembangun jalan khusus angkutan tambang di wilayah Parungpanjang dan sekitarnya.

“Pak Gubernur Ridwan Kamil sudah menunjukan keseriusannya untuk mewujudkan jalan khusus tambang, hal ini butuh peran aktif dari Pemerintah Kabupaten Bogor,” katanya, di sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPj AMJ) Bupati Bogor 2013-2018, di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (11/10).

Menurut dia, dari sejumlah ruas yang direncanakan untuk pembangunan jalur tambang, sebagian besar masuk dalam kewenenangan Kabupaten Bogor. “Jadi kami meminta Bupati menggunakan semua potensi yang ada di sisa masa jabatannya untuk mewujudkan harapan masyarakat terbangunnya jalur khusus tambang,” katanya.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibhawa

“Kami meminta Bupati menggunakan semua potensi yang ada di sisa masa jabatannya untuk mewujudkan harapan masyarakat terbangunnya jalur khusus tambang,” 

Egi Gunadhi Wibhawa

Dalam kesempatan itu, Egi menilai kinerja Nurhayanti sangat baik. Banyak hal yang dikerjakan Nurhayanti patut diapresiasi, antara lain peningkatan APBD yang cukup signifan dan juga juga pembangunan jalan yang kualitasnya cukup baik. Nurhayanti juga dinilai mampu menjalin hubungan dan menjadi penghubung yang baik bagi kalangan eksekutif dan legislatif.

“Artinya Ibu Nurhayanti mampu berdiri di semua golongan dengan sama baiknya. Kami menyampaikan rekomendasi LKPj AMJ berdasarkan aspirasi masyarakat kok. Karena tidak sedikit masyaraakat yang puas, terutama soal infrastruktur yang sudah membaik. Kecuali jalan tambang ya,” tegas Egi.

Bupati Nurhayanti mengucap syukur usai DPRD memberi penilaian positif bagi kinerjanya selama ini. Catatan-catatan yang ada justru menjadi pelecut bagi SKPD agar bekerja lebih maksimal lagi. Karena pada dasarnya, program pemerintah dikerjakan oleh SKPD dengan DPRD sebagai yang memberi anggaran.

“Saya lebih ke ranah kebijakan. Saya juga ucapkan terima kasih kepada DPRD karena situasi yang kondusif telah mendorong pelaksanaan program kegiatan dengan baik. Termasuk terima kasih kepada Pak Sekda dan seluruh jajaran Muspida yang sudah terlibat langsung dalam program pembangunan,” katanya.

Catatan dari DPRD, kata dia, menjadi masukan konstruktif bagi SKPD untuk peningkatan kinerja. “Karena kesinambungan program harus dilanjutkan. Sebentar lagi juga disusun LKPj Perubahan untuk menyesuaikan dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan bupati terpilih,” katanya (*)

Usulan Pembangunan Jalur Tambang

– TRASE A – B – D (Pertigaan Lebak Wangi – Desa Kerta Jaya – Jl. Raya Gunung Maloko – Jalan Raya Cisauk Legok) Panjang = 9.00 Km Kebutuhan Lahan 18.00 Ha

– TRASE A – B – C (Ds. Cipinang – Desa Kerta Jaya – Jl. Raya Gunung Maloko – Jl. Raya Cisauk Legok) Panjang =7.30 Km Kebutuhan Lahan = 14.60 Ha




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *