Calon Ketua PSSI Kabupaten Bogor Delif, Siap Majukan Sepakbola Dan Bersih Dari Kepentingan Politik

CIBINONG-

Jaga sportifitas dari kepentingan politik praktis untuk kemajuan dunia persepakbolaan Bumi Tegar Beriman.
Delif Subeki siap maju jadi calon Ketua
Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Bogor.

Delif mengatakan, pertama-tama harus dipahami dulu niat dan tujuan dirinya untuk maju menjadi Ketua Askab PSSI Kabupaten Bogor, yaitu ingin sepakbola ini menjadi yang terbaik ditingkat Jawa Barat (Jabar) maupun Nasional. Dengan fokus pada pembinaan, pengembangan usia dini dan muda itu yang utama menjadi agenda terdepan ketika mendapatkan amanah menjadi ketua nanti.

Sedangkan dalam proses pemilihan ketua masih Delif menjelaskan, dirinya inginkan berjalan dengan penuh integritas dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada 15 Desember 2018 nanti. Sesuai dengan aturan-aturan yang sudah ditetapkan, dalam ajang pemilihan pimpinan si kulit bundar yang menjunjung tinggi ajas sportifitas dan bukan menjadi percaturan untuk politik.

“Tapi ini demi olahraga sepakbola,” tegasnya saat ditemui bogorOnline.com di Stadion Mini Cibinong Kamis (6/12/18).

Masih Delif menjabarkan, dirinya juga berharap ketika nanti dalam proses KLB jangan sampai ada intimidasi dan penekanan-penekanan untuk mendapatkan suaranya jangan sampai seperti itu. Atau bahkan sampai mempolitisir itu yang tidak boleh, karena pemilihan federasi ini tidak boleh ada campur tangan dari Pemerintah untuk mendapatkan hasil yang terbaik tentunya. Lanjut Delif menjelaskan, dirinya juga optimis bisa menjadi Ketua PSSI nanti dikarenakan saat ini saja dari 46 voter pemilik hak suara pada Kongres PSSI Askab Bogor, sedikitnya ada 40 club sepak bola Kabupaten Bogor telah memberikan dukungan penuh kepada pihaknya.

“Jadi kita liat saja nanti pada waktunya,” tambahannya.

Sambung Yudi salah satu pengurus Askab Bogor menambahkan, pihaknya tentunya amat mendukung saudara Delif menjadi Ketua PSSI nanti yang mana urusan bola harus dipimpin oleh yang ahlinya, tanpa adanya embel-embel yang lain. Sehingga bisa fokus melakukan pembinaan sepakbola, untuk terus memajukannya. Bukan malah menjadikan dunia olahraga jadi ajang kepentingan semata yang akhirnya bisa terbengkalai seperti masa lalu yang sudah dilewati.

“Satu saja fokus dalam urusan sepakbola pasti akan maju, seperti keinginan dari Delif yang sudah diutarakan olehnya tadi,” tambahannya.(rul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *