Kilas

Parah Pemilihan Ketua Askab PSSI Kabupaten Bogor, Diduga Diwarnai Kecurangan Dari Kubu Lawan

CITEUREUP-

Diduga pemilihan Ketua
Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Bogor priode 2018-2022. Diwarnai kecurangan dan intimidasi oleh oknum dari kubu lawan.

Hal tersebut seperti penjelasan dari Calon Ketua Askab PSSI Kabupaten Bogor Delif Subeki mengatakan, memang pihaknya saat ini tengah merasakan adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh tim sebelah. Berupa penjegalan dan intimidasi terhadap salah satu voter yang sudah menyatakan dukungan kepada dirinya. Dengan cara masih Delif menjelaskan, dipaksa untuk mengundurkan diri agar tidak dapat menyalurkan hak suaranya. Dalam Kongres Luar Biasa (KLB) besok di gedung serbaguna 1 Pemda Cibinong.

“Namun segala cara yang sudah dilakukan oleh kubu seberang, kami tetap solid dan optimis. Bisa meraih suara terbanyak, dan tampil sebagai pemenang dalam KLB,” tegasnya saat ditemui bogorOnline.com di Citeureup Jumat (14/12/18).

Sambung Irwan Setiawan Calon anggota Komite Eksekutif (Exco) menambahkan, memang dalam perjalanan KLB saat ini berjalan dengan tidak sportif dan penuh dengan intrik dari kubu sebelah. Salah satunya adalah dugaan intimidasi dan pengaacam yang dirasakan oleh voter dari timnya, yaitu PS Al-Bahri yang diketuai oleh Yeyen Mukti Ali. Untuk mengundurkan diri dari voter dengan cara dipaksa, guna menanda tangani surat domisili. Bahwa PSnya bukan berada diwilayah Cileungsi, tetapi berada di Bekasi. Padahal berdasarkan lanjut Irwan menjelaskan, Kongres Juli 2015 Al-Bahri masih terdaftar menjadi anggota Askab di Bumi Tegar Beriman. Dari keputusan bersama dalam rapat
Exco terakhir. Sehingga tidak bisa seenaknya menyuruh dan mengubah aturan yang sudah disahkan tersebut.

“Maka kami juga sudah mengumpulkan bukti-bukti adanya upaya penjegalan ini dari kubu lawan,” tegasnya.(rul)