JALAN RUMPIN MASIH MACET SATU ARAH AKIBAT PARKIR TRUK TAMBANG

RUMPIN – bogorOnline.com

Pelaksanaan uji coba tahap ketiga pengaturan lalu lintas angkutan barang yang diberlakukan Badan Pengelola Transportasi Jabotabek (BPTJ) masih berjalan. Namun di sisi lain, masih terlihat  antrian panjang kendaraan angkutan tambang yang memenuhi jalan raya Rumpin mulai dari Huluwarang hingga Simpang Asem Sukamulya.

Tumpukan kendaraan truk tronton bermuatan hasil tambang tersebut, karena menunggu antrian jam operasional melintas baik melewati jalan Gunungsindur maupun jalan Cicangkal arah Kabupaten Tanggerang.

“Warga menginginkan solusi yang konkrit dari pemerintah  untuk mengatasi hal ini. Pasalnya, antrian truk tronton yang terkena jam oprasional itu, memarkirkan kendaraannya sembarangan di badan jalan,” ungkap Jaro Jajang salah seorang tokoh masyarakat Desa Sukamulya kepada bogoronline.com, Rabu (13/2/19).

Jaro Jajang mengungkapkan, akibat parkir sembarangan dari ratusan truk  tronton pengangkut material tambang, telah membuat jalan raya Rumpin khususnya ruas jalan Sukamanah-Cicangkal macet parah. Karena pada saat siang dan sore hari adalah jam-jam sibuk aktifitas warga seperti pulang kerja, pulang sekolah dan sebagainya.

“Jadi sekarang jalan ini sering mengalami macet parah. Bahkan kemacetan mengurai sampai akses menuju ke Tangerang dan Gunungsindur,” Tegasnya.

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin yang ditanya persoalan jalur tambang dan pemberlakuan ujicoba pengaturan jam operasional angkutan tambang mengatakan, Pemkab Bogor masih terus melakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk BPTJ, Pemprov Jawa Barat dan lainnya. “Kami masih intens lakukan komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak,” ucapnya.

Saat ditanya kapan dirinya akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) khusus tentang jam operasional angkutan barang, Ade Yasin mengatakan bahwa pembuatan dan pemberlakuan sebuah Perbup perlu kajian dan pertimbangan yang matang dan menyeluruh.

“Kita sedang persiapkan, kita kaji dan kita teliti secara seksama. Tapi insya Alloh akan segera dibuat tahun ini juga,” Pungkasnya. (MUL)