Konsultasi Publik Dan Sosialisasi Amdal Rencana Pembangunan Perumahan di Parungpanjang

 

PARUNGPANJANG – Pemerintah Kecamatan Parungpanjang memfasilitasi pihak Perum Perumnas Regional lll untuk melaksanakan konsultasi publik dan sosialisasi analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) pembangunan perumahan kepada masyarakat, sebagai salah satu prosedur untuk melakukan pembangunan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula kantor Kecamatan Parungpanjang, dihadiri masyarakat, tokoh masyarakat, kepala desa  dan Camat Parungpanjang, Edi Mulyadi.
Rencana Pembangunan Perumahan dan area komersial yang berlokasi di tiga Desa yaitu, Lumpang, Cibunar dan Desa Jagabita, se Kecamatan Parung Panjang akan di bagi menjadi 3 (Tiga) zona dengan jumlah rumah 14.701 unit.

“Tujuan utamanya adalah memenuhi syarat mengurus perijinan yang diwajibkan oleh Pemkab Bogor dan di lengkapi dengan amdal lingkungan, amdal tersebut berkaitan dengan ijin lingkungan dari masyarakat, “kata Prima Projek Menager Perum Perumnas Parung Panjang, Kamis 07/02/2019.

Prima mengatakan, berbagai masukan dari pemerintah setempat dan masyarakat akan diakomodir juga. “Kedepannya, kalau perumahan sudah beroperasi akan menyerap tenaga kerja misalnya, dari tenaga kerja untuk keamanan, Cleaning Service dan fasilitas-fasilitas lain di area komersial yang akan kita bangun, “katanya.

Sementara itu, Sekcam Parung Panjang Icang Aliyudin mengatakan, pihak perumnas juga harus memperhatikan bagian sarana air bersih, pengelolaan sampah, batas-batas wilayah desa.

“Ini harus dipikirkan terlebih dahulu, ketika pembangunan rumah yang jumlahnya empat ribu, dari sisi tersebut, ketika nanti itu semua menjadi masalah dan harus sinergi dengan pemerintahan atau dinas-dinas terkait, “katanya.

Icang menambahkan, terkait rencana pembangunannya, masyarakat bisa dilibatkan untuk bekerja seperti keamanam dan pengadaan material. Selain itu, kepala Desa harus ikut terlibat untuk pemberdayaan masyarakatnya.

“Sehingga masyarakat yang butuh pekerjaan, terkait pekerjaan itu bisa diberdayakan, secara teknisnya apakah melalui badan usaha milik desa (BUMDes). Seperti itu juga bisa, “katanya.

Warga Desa Lumpang Madhari (45)
berharap dengan adanya pembangunan perum perumahan dan area komersil ini bisa membangun ekonomi warga dan membuka lapangan kerja. “Mudah-mudahan bisa menyerap tenaga kerja sesuai dengan kemampuan warga itu sendiri, “ujarnya.

Madhari juga mengatakan, pembangunan perumahan ini bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, dan kesejahteraan warga.(MUL)