NYARIS ROBOH, PORTAL JALAN KOMPLEK PERUMNAS MEMBUAT WARGA RESAH

PARUNGPANJANG – bogorOnline.com

Warga komplek Perumnas 3 Parungpanjang, Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, merasa resah dan khawatir tertimpa portal yang terpasang di jalan menuju komplek perumahan tersebut. Pasalnya, portal dari bahan besi dan melintang di atas jalan tersebut, kondisinya sudah miring dan nyaris roboh.

Pantauan bogoronline.com, portal besi nyaris ambruk dan membentang di tengah jalan tersebut, saat ini ditopang dua batang bambu. Sementara intensitas lalu lalang kendaraan juga cukup ramai.

Menurut keterangan warga, portal besi yang berada di jalan Mataram Perumnas 3  Kp. Cikabon Desa Parungpanjang tersebut nyaris ambruk diduga akibat tersenggol truk yang sedang parkir di lokasi tersebut.

“Sudah hampir satu Minggu portalnya miring. Kami khawatir tertimpa saat melintasi portal tersebut.” ungkap Gayus (48) seorang warga yang melintas, Rabu (20/2/19).

Sedangkan Rudi (46) warga lainnya mengatakan, seharusnya pihak developer atau pengembang perumnas segera memperbaikinya agar tidak mengganggu ketertiban umum.

“Hal ini menjaga jangan sampai terjadi korban jiwa. Jadi hal-hal semacam ini, seharusnya pihak perumnas segera meresponnya,” katanya.

Dikonfirmasi hal ini Prima, manajer Perumnas Parungpanjang mengaku akan segera mencari tahu penyebab kerusakan portal tersebut.

“Namun sebelum memperbaiki, kami mau cek dulu penyebab robohnya portal. Apakah ada yang tahu informasinya? Setelah itu baru kami akan lakukan perbaikan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tahapan perbaikan itu perlu ada berita acara (BA) tentang kejadian rusaknya portal, keluhan warga dan lainnya.

“Semua itu sebagai syarat pengajuan anggaran,” Pungkasnya.

Sekcam Parungpanjang Icang Aliyudin yang dimintai tanggapannya soal keluhan warga terkait adanya portal besi yang nyaris roboh, mengatakan jika dirinya akan segera menegur pihak Perumnas Parungpanjang dan meminta untuk segera memperbaiki portal tersebut.

“Saya akan segera menegur pihak perumnas, karena kalau di biarkan bisa membahayakan keselamatan warga dan pengendara yang melintas di lokasi tersebut,” Tegasnya. (Mul)