Pol PP Kabupaten Bogor Pastikan PKL Bodong, Jalan PU Citeureup Milik Oknum Dibongkar

CIBINONG-
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor layangkan surat Pembongkaran terhadap ratusan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) liar di Jalan
Raya Ruas lingkar Pasar Citeureup atau Pu (Fisabilillah) yang diduga dikuasai oleh oknum.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kabupaten Bogor Ruslan mengatakan, memang pihaknya saat ini sudah memberikan surat terkait pembongkaran PKL bodong yang berdiri pada jalan tersebut. Apabila masih Ia menjelaskan, para pedagang tidak mengindahkan pemberitahuan itu, dalam jangka waktu 2 (dua) hari. Sejak diterimanya surat tersebut pada 19 Febuari, maka akan dilakukan penertiban pembersihan oleh pihaknya. Sehingga kerusakan dan kehilangan barang dagang, tidak menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Karena PKL itu sudah melakukan pelanggaran terhadap, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015, tentang ketertiban umum,” tegasnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WhatsApp Messenger (WA) pribadinya Rabu (20/2/19).

Ruslan menambahkan, dengan ini diberitahukan kepada seluruh Pedagang Kaki Lima dan sejenisnya di Jalan PU dilarang berjualan dan segera membongkar sendiri. Seluruh jongko, terda, grobak) Bangunan Liar (Bangli) yang berdiri di bahu jalan. Bila PKl tidak mengindahkan lanjutnya menjelaskan, dapat dikenakan sanksi pidana pidana minimal kurungan selama 3 bulan. Atau denda minimal sebesat Rp
50.000.000 (Lima puluh juta).

“Dan kami pastikan PKL yang berjualan di Jalan Raya Ruas lingkar Pasar Citeureup harus dibongkar,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ilham Permana mengatakan, masalah yang terus saja terjadi pada Jalan Raya Ruas lingkar Pasar Citeureup atau Pu (Fisabilillah), yang dijadikan lapak ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar. Selama bertahun-tahun yang diduga milik oknum. Dirinya juga ikut geram melihat kondisi tersebut terus berlarut-larut. Dengan begitu masih ia menjelaskan, pihaknya meminta kepada Pemkab Bogor melalui Satuan Polisi Pamomg Praja (Satpol PP), segera melakukan pembongkaran terhadap lapak PKL bodong tersebut. Untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.

“Ini sudah waktunya aturan ditegakkan dengan tegas dan benar,” ujarnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WhatsApp Messenger (WA) pribadinya Senin (18/2/19).(rul)