Polresta Bogor Kota Laksanakan Apel Gelar Pasukan “Mantap Brata 2019”

bogorOnline.com

Apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Hijau Pusdik Zeni TNI AD Jl. Jend. Sudirman Kota Bogor pukul 07.30 wib dihadiri oleh para Muspida Kota Bogor, Dan Pom AU Atang Sanjaya, Denpom III/I Siliwangi, para PJU Polresta Bogor Kota, para PJU Kodim 0606 Kota Bogor, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan 1000 org pasukan upacara yg teridiri dari TNI-Polri dan stakeholder Kota Bogor.

Dalam sambutannya Sekda Kota Bogor, Ade Syarief Hidayat menyampaikan, bahwa apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak dan masif di seluruh wilayah Indonesia baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota dengan melibatkan TNI-Polri dan seluruh komponen Bangsa Indonesia.

“Hal ini dilakukan dengan tujuan, untuk mengecek sampai sejauhmana kesiapan personel, sarana, prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan pemilu 2019 di wilayah hukum Polda Jabar,” ungkap Sekda.

Dalam kesempatan Apel Gelar pasukan yg dilaksanakan pagi tadi Kapolresta Bogor Kota Kombespol. Hendri Fiuser SIK.M.Hum juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dandim 0606, sekda kota Bogor, instansi terkait dan peserta apel sekalian atas partisipasi dan kerjasamanya dalam melaksanakan apel gelar pasukan ini.

“Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas karena untuk pertama kalinya pileg dan pilpres akan dilaksanakan dengan serentak,” ujar Kapolresta.

Kapolresta menambahkan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia Kampanye Rapat Umum selama 21 Hari, untuk itu diharapkan TNI-Polri senantiasa menjaga netralitasnya.

“Para pihak penyelenggara Pemilu 2019 agar dapat menjaga netralitas dan transparansi. Seluruh komponen bangsa, mari kita berpartisipasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang damai dan kondusif, dengan menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa di wilayah hukum Polda Jabar,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol CZI Aji Sujiwo juga mengingatkan seluruh peserta apel agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang dapat merusak jalannya pesta demokrasi ini, sehingga berpengaruh kepada persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Siapapun pemimpin yang terpilih nantinya kita tetap satu bangsa Indonesia,” ungkap Dandim.

Usai apel gelar pasukan, dilakukan juga simulasi pemungutan suara oleh KPU dan Bawaslu. (Nai/*)