Taruna Merah Putih Siap Menangkan Jokowi-Amin di Hambalang

BOGOR – Taruna Merah Putih Kabupaten Bogor siap memenangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 di Kecamatan Citeureup dan Babakan Madang, termasuk di Desa Hambalang yang merupakan basis pendukung capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Ketua DPC Taruna Merah Putih Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibhawa mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan ratusan kader untuk merebut suara pemilih di dua kecamatan tersebut.

“Kami baru saja menyelesaikan kaderisasi 250 pemuda dalam dua gelombang, di Cibinong dan Megamendung. Dari jumlah itu 100 pemuda diantaranya berasal dari Citeureup dan Babakanmadang,” ujar Egi, kepada wartawan.
Egi merasa yakin, tambahan ratusan pemuda ke dalam barisan Taruna Merah Putih ini akan menambah daya gedor untuk mensosialisasikan Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin. “Mereka semua akan all out door to door untuk meyakinkan pemilih untuk mencoblos Jokowi dan pak Kyai Ma’ruf Amin,” katanya.
Egi juga mengajak kader Taruna Merah Putih (TMP) Kabupaten Bogor untuk melawan berita bohong atau hoax dengan semburan fakta dan prestasi pasangan nomor urut 01, Joko Widodo dan Kyai Ma’ruf Amin.
“Relawan harus kampanye door to door menyapa warga, mengenalkan pasangan calon 01, menyampaikan capaian kerja pak Jokowi dan wakilnya yang merupakan ulama besar di Indonesia,” ujar Egi disela acara Kaderisasi Taruna Merah Putih dan Pemantapan Door to Door Campaign Pilpres dan Pileg 2019, di Megamendung, beberapa waktu lalu.
Egi yang juga calon anggota DPR RI dari PDI Perjuangan ini meminta agar kader taruna merah putih turut berperan aktif untuk meluruskan informasi atau berita hoax yang berpotensi merusak citra pasangan calon 01 dan memecah belah masyarakat. “Hoax harus dilawan karena berbahaya bagi keutuhan bangsa. Kader TMP tidak boleh menyebarkan hoax apalagi sampai memproduksi berita bohong. Tidak boleh. Kita sampaikan informasi yang benar tentang pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin,” tegas Calon Anggota DPR RI nomor urut 7 tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Egi juga meminta agar kader militan dalam memenangkan pileg dan pilpres. Komunikasi dan kerjasama tim, kata dia, harus dibangun dan terus ditingkatkan. Koordinasi dari tingkat korlap di lapangan harus selalu dijaga. Tidak boleh ada gerakan tanpa kordinasi. “Kunci memenangkan pileg dan pilpres ini adalah soliditas tim, militansi, koordinasi yang mantap. Insya Allah Jawa Barat dan khususnya Kabupaten Bogor 01 menang, PDI Perjuangan menang,” kata dia

Jadikan Pemuda Pemilih Rasional

Acara Kaderisasi dan Pemantapan Door to door Campaign ini dihadiri ratusan kader TMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor. Sejumlah tokoh, antara lain, Saptariyani Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Kabupaten Bogor. Ia turut memberi motivasi kepada kader TMP.
Acara dibuka langsung oleh ketua DPD TMP Jawa Barat, Brando Susanto. Dalam kesempatan itu, Brando mengatakan kaderasi TMP bertujuan merekrut anak muda dan kemudian perlahan mereka mengenal politik, tidak anti politik dan mereka tahu bahwa politik itu juga bergembira, menyenangkan dan punya peran strategis.
“Jadi kalau anak muda apatis terhadap politik maka masa depan anak muda ini semakin suram, kalau masih ada candanya anak muda dalam setiap kaderisasi itu tandanya berarti masa depan bangsa ini masih cerah. Jadi kita harus bisa menginvestasikan waktu, tenaga dan sebagainya untuk merekrut anak-anak muda dan disitu peran TMP bagi PDI Perjuangan,” katanya.
Untuk PDIP, lanjutnya, tetap menggarap segmentasi pemuda. Pemuda ini banyak yang baru mulai memilih atau juga mereka yang sudah punya harapan atau ekspektasi terhadap bangsa ini. “Ini yang kita rangkul dan mantapkan sehingga mereka bisa menularkan pada yang lain.
Anak muda itu jangan hanya kritis tapi isinya kosong sehingga melakukan hoax, anak muda itu diajak berpikir yang rasional tentang faktanya jadi kita jadikan mereka pemilih yang rasional,” katanya.
Terkait Program DPD TMP, Brando menambahkan, pihaknya mendatangi pemuda, menggelar acara yang sesuai dengan gaya hidup mereka dan dengan dinamika mereka. “Tapi tetap dalam acara itu kita masukan ideologi Panca Sila, bagaimana peran pemuda menjadi pelopor, bagaimana peran pemuda menjadi optimis, jadi TMP programnya adalah kita mendatangi komunitas pemuda dengan memberikan kegiatan seperti keahlian publik speaking, komputer, tim cyber yang baik, lomba lomba seperti futsal, paskibra antar sekolah,” katanya.
“Kegiatan yang menjadi sentra anak muda itu yang kita datangi. Masa depan bangsa ada ditangan pemuda,” tandasnya. (*)