Truk Tambang Langgar Perjanjian, Warga Gunungsindur Murka

GUNUNGSINDUR – bogorOnline.com

Puluhan warga masyarakat Kecamatan Gunungsindur melakukan aksi dengan mencegat kendaraan truk angkutan tambang yang melintas di wilayahnya. Hal itu dilakukan lantaran para pengemudi angkutan tambang telah melanggar kesepakatan sebelumnya, yaitu tidak melintas wilayah tersebut pada siang hari.

Menurut warga, sesuai surat kesepakatan bersama (SKB) yang hingga saat ini masih berlaku, bahwa truk tronton pengangkut tambang hanya bisa melintas di jalan raya Gunungsindur pada malam hari.

“Saat ini mereka seenaknya melanggar aturan, siang hari melintas. Padahal siang hari itu jatahnya masyarakat umum beraktifitas,” ungkap seorang warga, KD (47) kepada wartawan, Selasa (26/3/19).

KD menjelaskan, seharusnya para sopir dan pengusaha transporter tambang serta para pengusaha galian tambang, menghormati kesepakatan. Selain itu, masyarakat sudah sangat bijak memberi waktu pada malam hari untuk aktifitas lalu lalang truk tambang. Hal ini, menurutnya untuk meminimalisir kemacetan dan kecelakaan di siang hari.

“Mereka berani melanggar jam operasional, infonya karena sudah membayar beberapa oknum preman dan warga yang pro,” Jelas KD.

Pantauan wartawan, aksi yang berlangsung di depan kantor Kecamatan Gunungsindur sempat membuat para sopir truk memutarkan arah kendaraannya. Beruntung petugas Satpol PP ikut menertibkan sehingga kondisi tetap terkendali dan aman. (Mul)