50 Warga Binaan Lapas Gunungsindur di Latih Membaca Ayat Suci Al-Qur’an

 

GUNUNGSINDUR – Sebanyak 50 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas lll Gunungsindur, dilatih untuk membaca Al-Qur’an. Kegiatan training membaca ayat suci Al-Qur’an ini merupakan program Indonesia bisa membaca Al-Qur’an Yayasan Cinta Al-Qur’an Foundation.

Warga binaan mengikuti kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung III dan Aula Balai Latihan Kinerja (BLK) Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Gunungsindur. Kamis, 25/04/2019.

Dalam acara ini Lapas Gunungsindur bekerja sama dengan Yayasan Cinta Al-Qur’an Foundation melaksanakan latihan baca Al-Qur’an. Menurut Kalapas Gunungsindur Sopiana, kegiatan training baca Al-Qur’an diikuti sebanyak 50 (lima puluh) orang WBP yang masih buta huruf atau tidak bisa sama sekali membaca Al-Qur’an.

“Melalui metode tahrir yaitu metode pembelajaran membaca Al-Qur’an secara cepat, mudah dan menyenangkan diharapkan membantu Warga Binaan yang kesulitan membaca Al-Qur’an untuk bisa membaca Al-Qur’an walaupun terbata-bata, “paparnya.

Sopiana menambahkan, training dilaksanakan selama 6 jam, bersama 6 (enam) orang trainer dari Cinta Qur’an Foundation, kegiatan dibagi kedalam 2 (dua) kelas, 1 (satu) kelas 3 (tiga) orang pengajar dengan jumlah peserta masing-masing kelas 25 (dua puluh lima) orang, jadi totalnya 2 (dua) kelas adalah 50 (lima puluh) orang peserta.

“Dari Tahun 2018 training ini sudah 6 (enam) kali pertemuan dengan out put 350 (tiga ratus lima puluh) orang warga binaan Lapas Kelas III Gunung Sindur sudah bisa membaca Al-Qur’an. Turut hadir Ka. Lapas Gunung Sindur, Ka. Subsi Pembinaan, JFU Pembina Kepribadian dan Trainer dari Cinta Qur’an Foundation. Imbuh Sopiana, mengakhiri. (Mul)