Calon Ketua KNPI Harus Berpengalaman, Visioner dan Bebas Intervensi Kepala Daerah

CIBINONG – DPD KNPI Kabupaten Bogor akan menggelar Musyawarah Daerah, pada pekan ini. Sejumlah nama kandidat bermunculan untuk memperebutkan kursi pemuda nomor 1 di Kabupaten Bogor tersebut. Kabar yang beredar setidaknya ada empat nama yang digadang-gadang bakal bertarung untuk memperebutkan suara peserta yang terdiri dari organisasi kepemudaan dan Pengurus KNPI di tingkat Kecamatan.

“Ada empat kandidat potensial yang memang layak untuk dicalonkan, yakni sahabat Fikri Ichsani, Agus Budi, Wahyu Caniago dan juga Achmad Hidayat,” ujar Moch Nurul Nasruli, Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Alwashliyah Kabupaten Bogor sekaligus Wakil Sekretaris Bidang olahraga DPD KNPI Kabupaten Bogor.
Buyung-sapaannya, menyayangkan sampai hari ini masih belum ada kandidat yang muncul dari kalangan akademis. Seperti diketahui, Ichsan, Budi dan Wahyu ketiganya merupakan birokrat di lingkup pemerintahan Kabupaten Bogor. sementara Achmad Hidayat saat sebagai humas di BUMD Kabupaten Bogor.

Buyung menilai, empat kandidat potensial yang diprediksi akan maju di perhelatan Musda, merupakan kader-kader muda yang punya rekam jejak cukup baik di Kabupaten Bogor.

Karena itu, ia berharap peserta Musda mulai mengenali para calon kandidat .
“Saran saya kawan-kawan OKP dan PK jika ingin KNPI Kabupaten Bogor lebih baik harus memilih sosok kandidat yang pernah memimpin sebuah organisasi baik OKP tingkat Kabuoaten Bogor atau PK KNPI tingkat Kecamatan,” katanya.

Menurut dia, jiwa pengalaman mempimpin organisasi menjadi penting, karena menjalakan sebuah organisasi sebesar KNPI itu harus memiliki kematangan berorganisasi setidaknya calon pernah sukses menjalankan roda organisasinya sebagai ketua organisasi.
“Kedua, pilihlah kandidat yang visioner dalam program-program pembinaan kepemudaan baik setelah jadi ataupun sebelum jadi,” katanya.

Dan hal yang tidak kalah penting adalah jangan tergantung kepada penguasa daerah, dalam hal ini Bupati Bogor.
sebab menjadi ketua DPD knpi itu harus mandiri tidak tergantung kepada siapapun, apalagi kepada Bupati.
“Saya yakin Bupati dalam hal ini tidak akan ikut intervensi ke ranah Musda KNPI, Bupati sangat percaya bahwa siapapun yang menjadi ketua DPD KNPI adalah pemuda yang terbaik pilihan kawan-kawan organisasi Pemuda se Kabupaten Bogor. Untuk itu kita sebagai agen intelektual harus bisa menjaga kehormatan Bupati untuk tidak selalu membawa nama Bupati,” tegas Buyung (*)