Dugaan Penipuan oleh Oknum Notaris SH, Masuk Penyidikan Polsek Gunung Putri

GUNUNGPUTRI-

Dugaan penipuan yang dilakukan oleh seorang oknum Notaris berinisial SH, kini tengah dalam proses penyidikan di Polsek Gunung Putri Resort Bogor.

Dugaan penipuan yang dilakukan SH, berupa pembuatan Akta Jual Beli (AJB) sampai sertifikat tanah yang nilainya mencapai Rp 139.500.000 terhadap Rodiyana warga Griya Bukit Jaya, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Yudi Kusyadi ketika dikonfirmasi bogoronline.com mengatakan, bahwa laporan atas dugaan penipuan yang dilakukan SH akan naik status setelah dilakukan gelar perkara.

“Sudah masuk laporan nya, tinggal tunggu gelar perkara, setelah gelar perkara baru bisa kita naikkan statusnya. Proses nya terus berlanjut kok, nanti kita kabarkan perkembangannya,” kata Kompol Yudi Kusyadi, Kamis (4/4/2019).

Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Ari Badaw
menambahkan, untuk kelanjutan kasus tersebut kelanjutannya sedang dalam proses, ketika ditanya sejauh mana proses tersebut, ia enggan menyebutkan.

“Kalau nanya laporannya itu saya jawab sudah masuk, tapi kalau ingin mengetahui saya tidak bisa sampaikan, saya hanya bisa sampaikan kepada pelapor nya saja,” ujarnya.

Terpisah, bogorOnline.com juga sempat kembali menanyakan kepada pihak oknum notaris SH di kantor nya, di Griya Bukit Jaya Blok l-1, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, namun yang bersangkutan sedang tidak ada ditempat hanya ditemui oleh staf notaris.

Di kantor notaris tersebut, salah seorang staf berusaha menghubungi kuasa hukum SH melalui sambungan telepon. Bogoronline.com pun diberikan kesempatan untuk melakukan konfirmasi kepada Rifky Rahman selaku kuasa hukum SH menggunakan handphone staf notaris itu.

Namun demikian, Rifky enggan memberikan pernyataan sedikit pun terkait perkembangan yang dialami kliennya itu.

“Nanti saja kalau mau ketamu janjian saja dulu. Jangan begitu
tiba-tiba datang ke kantor tanpa bertanya dahulu bisanya kapan. Ko kamu tiba-tiba ke Kapolsek ngapain, kamu ada suruhan ya ga mungkin tiba-tiba nanya-nanya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, diduga melakukan penipuan berupa pembuatan AJB sampai sertifikat tanah dengan biaya sebesar Rp 139.500.000 terhadap Rodiyana warga Griya Bukit Jaya, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri,
Kabupaten Bogor oknum notaris SH dilaporkan polisi.

Lucky Elza Aditya Kuasa Hukum Rodiyana mengatakan, pihaknya segera melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut kepada Aparatur penegak hukum. Lantaran kliennya sudah merasa di tipu oleh SH, yang sampai saat ini
sertifikat tanah belum juga beres, serta uang milik korban belum juga dikembalikan kurang lebih 85,8 juta dari total 139.500.000 yang terucap serta tertuang pada perjanjian tanggal 15 Oktober 2018 di atas materai yang sudah ditangani oleh oknum tersebut. (rul/Adi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *