KH Ma’ruf Amin dan Maruarar Sirait, Ajak Warga Bogor Jaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa

bogorOnline.com

Kampanye terbuka dilakukan oleh Capres pasangan 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Kota Bogor. Lapangan Semeru menjadi lokasi kampanye terbuka yang dihadiri Calon Wakil Presiden 01 KH Ma’ruf Amin, Jum’at (5/4/19).

Ribuan masyarakat memadati lapangan Semeru, berbagai parpol koalisi Pasangan 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Kota Bogor mengerahkan kekuatannya untuk mengikuti kampanye.

Hadir juga sejumlah pimpinan parpol koalisi di Kota Bogor diantaranya, PDIP, PPP, Golkar, Hanura, PKB, Perindo, PSI. Termasuk Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Bogor, para alim ulama dan kyai terkemuka di Kota Bogor.

Riuh sorak sorai peserta kampanye pecah ketika ulama kharismatik KH Ma’ruf Amin tiba di Lapangan Semeru. Sambil berteriak dan mengucapkan yel yel “Jokowi-Amin menang”, “Jokowi-Amin menang”, seluruh peserta kampanye menyambut KH Ma’ruf Amin dari mulai turun dari mobil bernopol B 5 MRF, hingga naik ke atas panggung. Kampanye diawali dengan orasi politik dari politisi PDIP yang juga Caleg DPR RI Dapil Kota Bogor-Cianjur nomor urut 9, Maruarar Sirait, kemudian dilanjutkan orasi oleh KH Ma’ruf Amin.

Dalam kesempatan itu, Cawapres 01 KH Ma’ruf Amin menegaskan kepada seluruh peserta kampanye bahwa pasangan 01 harus menang dan seluruh masyarakat Indonesia menginginkan Jokowi kembali memimpin Indonesia untuk periode kedua. Jokowi adalah orang baik yang tepat memimpin Indonesia. Namun dalam perjalanannya, banyak yang bilang dan memfitnah bahwa Jokowi itu anti ulama. Tetapi Jokowi akhirnya membuktikan bahwa dirinya menggandeng ulama sebagai wakilnya.

“Ulama itu dari dulu selalu dijadikan untuk memenangkan setiap pemilihan tetapi kalau sudah jadi, ulama nya wasalam. Jokowi memang butuh ulama tapi beliau juga menggandeng ulama sebagai Wakil Presidennya,” ucapnya.

KH Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa banyak fitnah fitnah kejam yang dialamatkan ke Jokowi bahwa apabila nanti Jokowi kembali memimpin Kementrian Agama akan dibubarkan, zina dilegalkan dan lain sebagainya. Semua itu fitnah dan tidak benar.

“Kita harus menjaga keutuhan bangsa sebagai bangsa ingin menang tetapi kita tidak ingin mengorbankan keutuhan bangsa. Maka dari itu tidak boleh membuat hoax, membuat fitnah, tidak berbuat arogan. Pilpres bukan perang tetapi memilih pemimpin terbaik, memilih pemimpin visioner, memilih pemimpin yang memiliki pengalaman dan dedikasi tinggi. Ini bukan perang, apalagi menyatakan bahwa perang badar,” tegasnya.

Lanjut KH Ma’ruf Amin, kita sudah diajar oleh para ulama untuk toleran dan keutuhan bangsa tidak boleh dikorbankan, harus dijaga dengan mempertahankan pancasila karena pancasila adalah kesepakatan seluruh bangsa Indonesia. NKRI harus dijaga karena harga mati dan siapa saja yang akan merusak NKRI akan berhadapan dengan rakyat Indonesia. Terkait kemenangan pasangan 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Kota Bogor, KH Ma’ruf Amin menargetkan untuk kemenangan di Kota Bogor sebesar 70 persen.

“Semuanya harus bekerja keras dan meyakinkan masyarakat. Jokowi-Amin harus menang sebanyak 70 persen di Kota Bogor. Mari kita sama sama menangkan pasangan 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Kota Bogor ini,” ajaknya.

Sementara, dalam orasi politik nya, jurkam Nasional pasangan 01 Maruarar Sirait mengatakan, banyak fitnah bahwa Jokowi mengkriminalisasi ulama. Itu tidak benar, karena kenyataannya malah Jokowi menggandeng ulama besar KH Ma’ruf Amin untuk ikut memimpin Indonesia.

“Jokowi ini orang bersih dan tidak korupsi walaupun memiliki jabatan sangat kuat. Tugasnya kerja nyata untuk rakyat Indonesia. Jadi Jokowi sangat layak kembali memimpin Indonesia kedepan,” ujarnya.

Jokowi kerja nyata, lanjut Maruarar, Jokowi banyak bekerja melakukan pembangunan diantaranya membangun jalan jalan, waduk, pelabuhan dan pembangunan infrastuktur di seluruh Indonesia. Karena sudah melakukan 0embangunan fenomenal di Indonesia, Jokowi juga bapak pembangunan untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Yang mau menang itu suka senyum bukan suka marah marah, pemimpin itu mentalnya stabil bukan labil. Pemimpin itu dilihat dari keluarganya yang harmonis, semuanya yang terbaik ada pada diri Jokowi sebagai pemimpin murah senyum, santun, bermental stabil dan cerdas,” ungkapnya.

Terkait target kemenangan Jokowi, Maruarar menjelaksan bahwa berdasarkan hasil survey selama dua bulan berturut turut bahwa pasangan 01 sudah unggul 3 persen di Kota Bogor dan juga unggul tipis di Jawa Barat. Sedangkan pada Pilpres 2014 lalu Jokowi kalah 20 persen di Kota Bogor.

“Survei sudah dilakukan dan Jokowi-Amin menang tipis sebesar 3 persen di Kpta Bogor. Ini luar biasa elektabilitas Jokowi-Amin naik dari kekalahan 20 persen pada 2014 lalu, kini menang 3 persen. Di tingkat se-Jawa Barat juga Jokowi dipastikan menang. Mari sama sama bekerja keras di sisa waktu terakhir ini untuk Indonesia akan lebih baik, aman dan sejahtera dipimpin Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Mari kita berikan hadiah dari Kota Bogor untuk kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” tandasnya.

Tokoh ulama Kota Bogor yang juga Ketua MUI Kota Bogor, KH Mustofa Abdullah Bin Nuh dalam kesempatan itu memberikan sambutan. Ia mengatakan bahwa KH Ma’ruf Amin merupakan ulama besar yang memiliki tingkat keilmuan yang besar.

“Saya akan membongkar kartu bahwa saya tidak akan besar kalau bukan dari KH Ma’ruf Amin. Terus terang ilmu ilmu Ahli Sunah Wal Jamaah (Aswaja) yang saya dapatkan dan miliki, merupakan ilmu yang didapatkan dari ulama besar KH Ma’ruf Amin. Ilmu ahli sunah wal jamaah saya dapatkan dari KH Ma’ruf Amin,” terangnya.

Kyai Toto panggilan akrabnya ini mengaku bahagia karena akhirnya Jokowi sebagai sosok pemimpin yang baik dan santun akhirnya menggandeng KH Ma’ruf Amin menjadi Wakil Presidennya.

“Saat ini alhamdulilah KH Ma’ruf Amin dipercaya menjadi Wakil Presiden Indonesia dan ini merupakan kebanggaan bagi kita semua, selain itu yang memilih sebagai pasangannya yaitu Jokowi merupakan orang tawadhu dan rendah hati,” pungkasnya. (Nai/*)