Warga Keluhkan Portal Pembatas Truk Tambang di Parungpanjang

PARUNGPANJANG – bogorOnline.com

Masyarakat Parungpanjang menyampaikan keluhannya atas kondisi portal pembatas truk tronton yang berada di jembatan perbatasan Parungpanjang Kabupaten Bogor dan wilayah Malang Nengah Kabupaten Tanggerang.

“Kondisi portal pembatas itu sudah rusak dan sangat memprihatinkan. Coran penyangganya sudah runtuh semua, tinggal besinya saja. Palang portalnya juga sudah bengkok akibat tertabrak tronton,” ungkap Chandra (37) Ketua Masyarakat Peduli Parungpanjang (MP3) kepada wartawan, Rabu (9/4/19).

Pria yang akrab  disapa Ochan ini meminta Pemerintah Kabupaten Bogor serta DPRD Kabupaten Bogor untuk memberikan  perhatian terhadap kondisi portal pembatas tersebut. “Mohon segera diperbaiki dan dibuatkan portal semi permanen,” cetusnya.

Masih kata Ochan, selain portal rusak, pada jalan di wilayah tersebut juga tidak ada. Hal ini membuat kondisi jalan sangat gelap dan rawan kecelakan, apalagi kontur jalan menurun dan bergelombang.

“Kami mohon kepada Ibu Bupati Bogor dan para wakil rakyat agar memperhatikan masalah ini, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Masyarakat menunggu respon dan bukti kerja nyata pemerintah,” Tandasnya.

Seperti diketahui, jalan raya Parungpanjang merupakan jalan milik Pemprov Jawa Barat yang dipergunakan oleh masyarakat umum dan dijadikan juga lintasan truk pengangkut hasil tambang galian C. Pemasangan portal pembatas awalnya dimaksudkan agar ada pembatasan lalu lalang serta pengawasan tonase angkutan barang tambang.

“Itu portal merupakan kewenangan Dishub Pemprov Jawa Barat. Tapi nanti akan kita sampaikan aspirasi tersebut kepada pihak terkait,” Ungkap Sekcam Parungpanjang Icang Aliyudin saat dikonfirmasi awak media terkait hal tersebut. (Mul)