Mahasiswa Sukurin Hakim Dan Ketua PN Cibinong Dicopot

CIBINONG-

Staf Ahli Kajian Badan eksekutif mahasiswa (Bem) KM Unida Bogor M.Sulaiman mengatakan, pihak mensyukuri pemberian sanksi kepada Hakim Ali Askandar dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Cibinong. Oleh
Mahkamah Agung (MA) berdasarkan maklumat Ketua MA nomor 01/Maklumat/KMA/IX/2017. Lantaran telah membebaskan pelaku cabul anak bernama Hendra Iskandar (41).

“Kami bersyukur atas keputusan Mahkamah Agung yang mengabulkan desakan kami sebelumnya untuk memecat atau mencopot jabatan hakim, disertai pencopotan Ketua Pengadilan Negeri I A Cibinong dan sanksi kepada  dua hakim lainnya,” ujarnya saat dihubungi Wartawan belum lama ini.

Sebelumnya, akibat bebasnya si pelaku cabul Hendra Iskandar (41), oleh Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, melalui Hakim Ali Askandar terhadap dua orang anak inisal Joni dan Jeni. Maka Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi pencopotan jabatan kepada Ketua dan Majelis Hakim PN dan si Hakim.

Hal tersebut seperti penjelasan dari
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) MA Abdullah mengatakan, putusan majelis hakim atas terdakwa itu, mengundang perhatian keprihatinan serta reaksi keras dari masyarakat. Laporan ataupun aduan atas putusan itu sampai pada MA. Sehingga Pimpinan Mahkamah Agung langsung memerintahkan Badan Pengawasan untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap laporan atau pengaduan masyarakat. Dengan begitu lanjutnya menjelaskan, pihaknya melakukan pemeriksaan kepada orang-orang yang terkait dalam keputusan yang dilakukan pada 25 Maret lalu dan setelah dilakukan pemeriksaan, pimpinan MA menjatuhkan sanksi kepada majelis perkara yakni, MAA, CG dan RAR, serta Ketua Pengadilan Negeri Cibinong.

“Sanksi itu dijatuhkan kepada atasannya karena lalai melakukan pembinaan dan pengawasan serta konsekuensi dari diberlakukannya Peraturan Mahkamah Agung tentang Pengawasan dan Pembinaan,” ujarnya saat dihubungi bogorOnline.com Selasa (30/4/19).

Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Badan eksekutif mahasiswa (Bem) KM Unida Bogor. Demo depan kantor PN Cibinong, Jalan Raya Tegar Beriman, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong Senin (29/4/19).

Hasil pantauan bogorOnline.com dilokasi terlihat Mahasiswa membawa spanduk yang bertuliskan brantas pedofil anak dibentangkan di depan kantor PN. Sambil melakukan aksi bakar ban yang menandakan matinya keadilan bagi rakyat kecil. Aksi tersebut juga berlangsung ricuh lantaran Petugas setempat melakukan pemukulan terhadap pendemo yang mencoba masuk. Untuk meminta pertanggung jawaban, serta keterangan dari Ketua PN karana sudah membebaskan tersangka cabul terhadap Joni dan Jeni.

“Tangkap-tangkap si cabul sekarang juga, pecat-pecat si Ali pecat si Ali sekarang juga,” tariak Mahasiswa di lokasi.(rul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *