Tujuh Puluh Peserta Menerima Penyuluhan dan Pemeriksaan Psikiater Gratis di Tanjungsari

TANJUNGSARI – bogorOnline.com

Sebanyak 70 Peserta kegiatan yang terdiri dari pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dan keluarga ODGJ, Kader Sehat Jiwa, Pendamping Disabilitas Mental (PDM), Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor, Puskesmas Gandoang, Lurah Cibadak, Lurah Antajaya, Kopi Ganja (Kelompok Peduli Gangguan Jiwa), Petugas Puskesmas, RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi (RSMM), menerima penyuluhan Kesehatan Jiwa Masyarakat dengan tema Penanganan ODGJ Paska Rawat dan pemeriksaan Psikiater yang di berikan secara gratis kepada seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan itu di lantai 2 gedung Puskesmas Tanjungsari di Jl. H Abdul halim No 60 Desa Sirnasari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, disambut antusias oleh peserta. Pasalnya, sebanyak 70 peserta yang berasal dari 10 desa se Kecamatan Tanjungsari yaitu, Desa Antajaya, Buanajaya, Pasirtanjung, Sukarasa, Selawangi, Cibadak, Sirnasari, Sirnarasa, Tanjungsari dan Desa Tanjungrasa, mengikuti perhelatan yang digelar di puskesmas Tanjungsari.

Penyuluhan kesehatan jiwa masyarakat dengan tema penanganan ODGJ Paska Rawat di sampaikan dengan apik oleh Iyep Yudiana, sebagai Koordinator Lintas Sektoran, Integrasi  dan Promotor Kesehatan Jiwa, yang meliputi tahap presentasi, tanyajawab dan pemutaran video motivasi.

Dan di pimpin oleh dr. Adi Nuryadin sebagai Kepala Puskesmas dan Lilih Herlia Sanusi, sebagai programer jiwa di PKM Tanjungsari, serta didukungan dengan sambutan dari H. Suhaeri sebagai Lurah dan Tatang Rahmat sebagai Ka. Satpol PP yang juga sebagai Ketua KOPI GANJA yang sudah berdiri di Kecamatan Tanjungsari sejak 28 Februari 2018 lalu.

“Disisi lain, dr. Sucipto, Sp.KJ. M.Kes melakukan pendampingan dokter dan perawat jiwa PKM Tanjungsari dalam pemeriksaan terhadap 40 ODGJ yang di dampingi keluarganya masing masing sampai tepat pukul 13.00 WIB. Dari 40 ODGJ yang di periksa, terdapat 28 ODGJ lanjut berobat jalan di PKM Tanjungsari, 1 ODGJ yang di rujuk ke RSMM dan 1 ODGJ yang dirujuk ke RSUD Cilengsi,” jelasnya.

Iyep menambahkan, kegiatan penyuluhan kesehatan jiwa masyarakat dan pendampingan psikiater bisa terlaksana dengan baik, karena kerjasama Dinas Kesehatan Kab. Bogor melalui PKM Tanjungsari, Dinas Sosial Kab. Bogor melalui Pendamping Disabilitas Mental, Pemerintahan Kecamatan melalui KOPI GANJA, Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor dan RSMM, pungkasnya. (Mul)