Bangun Tiga Pasar Kecil, PDPPJ Tunggu Revisi Perda

Kota Bogor – bogorOnline.com

Pasar tradisional yang terbilang jauh dari kata layak masih banyak di Kota Bogor. Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor selaku pengelola menyatakan akan merevitalisasi pasar-pasar tersebut.

Selain Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua yang tengah digarap untuk direvitalisasi, pasar-pasar kecil yang berada di pinggiran kota tak ketinggalan diperbaiki kualitasnya. Diantaranya, pasar Tanahbaru, pasar Padasuka (lebih dikenal pasar Cunpok) dan pasar Pamoyanan.

“Selain pasar besar, kami ingin revitalisasi tiga pasar. Pasar Cunpok, pasar Pamoyanan dan pasar Tanahbaru. Targetnya tahun depan kita mulai, makanya tahun ini kajian internal,” kata Direktur Operasional (Dirops) PDPPJ Denni Ariwibowo, Senin 29 Juli 2019.

Namun, kata Denni, untuk pasar Cunpok masih terdapat lahan pasar dibagian belakang milik beberapa warga sehingga ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan sebelum pasar tersebut dibangun.

Begitu pula pasar Pamoyanan dan pasar Tanahbaru ada sedikit perbedaan luasan eksisting dengan data yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda). Untuk itu, sambung Denni, perlu penyesuaian luasan dalam Perda-nya.

“Jadi ketiga pasar tersebut masih perlu perubahan luasan dalam Perda. Kita nggak tahu dulunya gimana, ini sedang kita upayakan penyesuainnya,” imbuhnya.

Ia sendiri memperkirakan terkait proses Perda baru dapat digodok oleh anggota DPRD yang baru akan menduduki kursi legislatif pada Agustus mendatang. “Ya, mungkin menunggu dewan yang baru,” ujarnya.

Disinggung pembiayaan, Denni mengatakan belum dapat memastikan berapa kebutuhan anggaran untuk membangun ketiga pasar tersebut karena masih menunggu selesai (Detail Engineering Desain)

“Rencananya PMP semua, tapi masih menunggu DED dari konsultan. Jadi kalau sudah fix, apa nanti mau diserahkan ke Pemkot Bogor dengan anggaran Pemprov Jabar atau pasar mana saja dari PMP,” pungkasnya. (HRS)