PGH PARUNGPANJANG




Aniaya Anak Tiri hingga Tewas, Ibu Muda Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Bogor Tengah – bogorOnline.com

ZFL (20) saat ini harus merasakan dinginnya sel tahanan Mako Polresta Bogor Kota. Wanita ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan hingga mengakibatkan meninggalnya, SU (4,8) tak lain anak tirinya.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Hendri Fiuser mengatakan, peristiwa itu terjadi di kediamannya di kawasan Sukadamai, Tanah Sareal pada 11 September 2019 lalu. Penganiayaan itu dilatari kekesalan dibuat anak kandungnya berusia satu tahun dilampiaskan kepada anak tirinya.

“Terakhir kali itu, karena ada kekesalan, dia jambak rambutnya, dicubit lengan dan dadanya, lalu dibenturkan kepalanya ke tembok hingga akhirnya dari hasil otopsi tengkorak belakangnya pecah dan retak. Korban sempat kejang-kejang hingga meninggal dunia,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Kamis 19 September 2019.

Dari pengakuan tersangka, kata Hendri, penganiayaan terhadap anak tirinya kerap dilakukan oleh ZFL. Sedangkan suami ZFL sendiri terkadang berada di rumah sebulan sekali dikarenakan bekerja di Surabaya. “Puncaknya (penganiayaan) terjadi satu minggu sebelum kasus pembunuhan ini terungkap,” imbuh Hendri.

Kasus ini terungkap oleh pihak kepolisian setelah mendapat laporan dari masyarakat. Dari laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan terkait kejanggalan meninggalnya balita berjenis kelamin wanita yang dibawa oleh ZFL ke Puskesmas Mekarwangi. SU waktu diperiksa oleh pihak puskesmas dalam keadaan banyak ditemukan luka lebam di sekujur tubuhnya.

Terhadap ZFL dikenakan Pasal 76 C Jo Pasal 80 Ayat 3 UU 35/2014 tentang perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana hukuman 15 tahun penjara. Selanjutnya ZFL tinggal menunggu proses persidangan di pengadilan.

“Setelah berkas perkara selesai dalam waktu dekat ini, kami akan segera serahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” tandas Hendri. (HRS)