GP Ansor Mencari Ketua, Tujuh Nama Calon sudah Muncul

Kota Bogor – bogorOnline.com

GP Ansor Kota Bogor akan menggelar Konferensi Cabang (konfercab) VIII pada 20 Oktober 2019 mendatang, untuk mencari sosok yang bakal mengisi jabatan ketua GP Ansor Kota Bogor periode 2019-2023.

Steering Committee (SC) Konfercab VIII GP Ansor Kota Bogor, Adam Malik mengatakan, agenda konfercab digelar bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional pada 20 Oktober. Konfercab ini untuk mencari bibit unggul yang akan meneruskan estafet kepemimpinan dari ketua saat ini Rahmat Imron Hidayat.

“Kita akan mulai membuka untuk pendaftaran berikut penjelasan persyaratan calon pada tanggal 17 September dan selanjutnya 21 September adalah batas pengembalian formulir pendaftaran,” kata Adam, Jum’at 6 September 2019 saat jumpa pers di Sekretariat PCNU Kota Bogor.

Ia melanjutkan untuk pengumuman lolos atau tidaknya persyaratan administratif pada 23-24 September. Berikutnya bagi yang lolos akan mengikuti tes wawasan tertulis dan tes wawasan umum pada 26 September. Mereka dites oleh penguji dari PC atau Wanhat GP Ansor. Selain itu oleh kiai kultur NU dan ada dari PC NU Kota Bogor,” urai Adam.

“Setelah itu, semua calon ketua yang sudah terseleksi akan kita ujikan ke publik yang sifatnya talkshow. Ini yang seru. Kita bisa menilai kemampuan mereka berbicara di depan publik tentang keorganisasian, keansoran, keberagaman khususnya di Kota Bogor. Ini juga dihadiri oleh kader-kader atau jamaah-jamaah Ansor,” paparnya.

Adam juga mengatakan, sudah ada tujuh nama yang menyatakan bakal mendaftarkan diri sebagai calon ketua. Mereka adalah, Ahmad Bustomi, Anjas Andhika Barus, Bagus Maulana Muhammad, Budi Kurniawan, Muhammad Riyadul Muslim dan Noval Samsudin.

“Ketujuh kader ini punya potensi dan berkesempatan serta memenuhi persyaratan sementara. Tapi kita tidak menutup kemungkinan kawan-kawan lain untuk mendaftarkan calon ketua dan tentunya ini akan bertambah, lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Kota Bogor Rahmat Imron Hidayat menambahkan, bahwa konfercab ini adalah agenda rutin dan merupakan hal wajib untuk regenerasi kepemimpinan Ansor kedepannya.

“Insya Allah dua bulan lagi regenerasi Ansor akan digelar. Jadikan momentum tanggal 20 Oktober itu bagian dari konsolidasi kita untuk sama-sama selalu berikhtiar menjaga NKRI,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Romy ini menyatakan bahwa dirinya tidak akan mencalonkan kembali untuk jabatan ketua GP Ansor periode mendatang. Sebab, ia ingin memberikan kesempatan kepada kader-kader GP Ansor untuk berkhidmat.

Dalam kesempatan ini, GP Ansor juga meluncurkan logo untuk Konfercab VIII yang mengusung tema “Khidmat Santri, Rahmat bagi NKRI”. (HRS/NAI)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *