Mahasiswa Uin Bekali Warga Tamansari Bank Infaq

Warga Segera Terbebas dari Beban Hutang

TAMANSARI – bogorOnline.com

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat berikan pelatihan Bank infaq kepada masyarakat Desa Tamansari, RT 02/05 Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk membebaskan masyarakat dari jeratan Bank berkedok Koperasi (bank keliling) yang memiliki bunga cukup besar, atau rentenir.

Program Bank Infaq ini, digagas oleh masiswa UIN Ciputat Tangerang Selatan dalam menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menggandeng Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, Reza Artha. Acara tersebut berlangsung di Aula Masji Al- Hidayah Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Sabtu (21/9/2019).

Ketua panitia pelaksana Fazlu Dziky Fatan Syauqi mengatakan, selain menjalankan progran taman baca serta pelestarian Setu Tamansari, pembentukan pengurus bank infaq ini juga dari masyarakat Desa Tamansari, yang diplopori mahasiswa UIN Ciputat dalam program Bank Infaq.

Menurutnya, dari keterangan ibu RT setempat, mayoritas ibu rumah tangga (IRT) di Desa tersebut ketergantungan dan terlibat dalam bank keliling, hal itu lantaran faktor ekonomi, padahal jika mereka sadar dan mau mengerti, sesungguhnya Bank Keliling itu hanya seolah membantu saja, selebihnya mencekik mereka para nasabahnya.

“Bahkan mereka (IRT) yang hadir dalam acara pembinaan, melakukan pinjaman ke bank keliling mengaku karena kesulitan ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Dziky.

“Membebaskan Masyarakat Desa Tamansari dari Bank Riba (Bang Keliling) yang selama ini membebani masyarakat karena bukan memberikan solusi kepada masyarakat, malah membuat masyarakat terbelit hutang dengan bunga yang tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu Reza Artha selaku ketua MES DKI Jakarta mengatakan banyak pihak yang berkenan ikut membantu dengan penggalangan dana untuk bank infaq di Desa Tamansari. Dia menjelaskan mudah-mudahan kita semua bisa mewujudkan cita-cita masyarakat disini untuk membentuk bank infaq.

“Bank infaq ini untuk membebaskan masyarakat dari praktek-praktek riba, dan cukup mahal bunganya. Kalau minjam Rp. 1 juta jadi, kembalinya Rp. 1,6 juta, dengan adanya bank infaq minjaman 1 juta kembalinya juga, hanya satu juta saja,” pungkasnya. (Mul)