Puluhan Pasutri Terima Buku Nikah di Balaikota Bogor

Kota Bogor – bogorOnline.com

Puluhan pasangan suami istri (pasutri) mengikuti itsbat dan nikah massal yang digagas Kerukunan Warga Bogor (KWB) Kota Bogor. Para pasutri ini mayoritas sudah lama menikah namun belum memiliki buku nikah, bahkan beberapa telah memiliki anak.

Penyerahan buku nikah dari Kantor Urusan Agama (KUA) berlangsung ruang Paseban Sri Bima Balaikota Bogor. Prosesi itu disambut suka cita para pasutri terlebih buku nikah diserahkan langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya.

Sekretaris KWB Kota Bogor, Anita Primasari Mongan mengatakan, peserta yang mendaftar itsbat dan nikah massal ada 100 pasutri. Namun setelah diverifikasi oleh Pengadilan Agama hanya 46 pasutri yang memenuhi syarat.

“Ada 44 pasutri yang memenuhi syarat mengikuti itsbat nikah dan dua pasutri melangsungkan nikah biasa. Mereka semua dari Kota Bogor,” kata Anita kepada awak media, Sabtu 16 November 2019.

Ihwal gagasan ini tercetus berawal saat pihaknya mendapati beberapa warga merasa kesulitan untuk mendapatkan buku nikah. Mereka kemudian meminta KWB memfasilitasinya untuk diajukan ke Pengadilan Agama.

“Mereka antusias mendaftarkan diri untuk mengikuti ini karena ingin tercatat dalam dokumen kependudukan. Jika mereka tidak memiliki buku nikah sebagai dokumen sah negara, ada yang anaknya sudah besar tidak bisa membuat paspor, ada juga anaknya belum punya akta kelahiran,” ungkapnya.

Anita menyatakan dirinya akan mengusulkan kegiatan ini menjadi program tahunan KWB Kota Bogor. Bahkan ia menargetkan jumlah peserta bisa bertambah di tahun depan. “Iya, kita berharap 100 pasutri dari pendaftaran 200 pasutri,” ucap anggota DPRD Kota Bogor dari Partai Demokrat itu.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya sangat menyambut baik langkah upaya yang dilakukan KWB terhadap warganya. Bahkan ia sangat senang sekali kegiatan tersebut dilaksanakan di Balaikota.

“Balaikota itu rumah untuk warga. Sukanya warga, sukanya kita. Bahagianya warga, bahagianya kita. Jadi anggap saja ini rumah sendiri. Saya juga senang sekali berada di sini bersama bapak ibu dan KWB,” tuturnya.

Bima melanjutkan, bahwa pemerintah hadir untuk melayani warganya. Oleh karenanya, ia meminta khususnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mempermudah urusan dokumen kependudukan bagi para pasutri.

“Jadi saya minta Pak Jatmiko untuk dipermudah yah urusan KTP, KK dan KIA-nya,” pinta Bima.

Kegiatan ini dihadiri keluarga besar KWB baik dari Kota dan Kabupaten Bogor, pejabat Pengadilan Agama, Kepala Disdukcapil dan Camat Bogor Tengah serta disaksikan oleh sanak saudara pasutri. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *