by

HIPMI Jadikan Babakan Pasar Pilot Project Program HIPMI Goes to Kelurahan

Kota Bogor – bogorOnline.com

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor mulai menggulirkan program HIPMI Goes to Kelurahan dengan mengawali menjadikan Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah sebagai pilot project.

Ketua HIPMI Kota Bogor, Zulfikar Priyatna mengatakan, dalam kunjungannya ke wilayah Kelurahan Babakan Pasar, pihaknya juga mengunjungi seputaran jalan Surya Kencana dan Jalan Roda. Kunjungan ini merupakan bagian dari program HIPMI goes to kelurahan.

“Kegiatan ini merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas oleh HIPMI,” kata Zulfikar kepada awak media, Selasa 14 Januari 2020.

Dalam program ini, kata Zulfikar, pihaknya membantu masyarakat untuk terlibat dalam kewirausahaan dengan mendorong tumbuhnya lapangan kerja juga kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.

“Pada kunjungan tadi lurah Babakan Pasar mengajak perwakilan HIPMI untuk melihat beberapa potensi usaha maupun pariwisata yang berada di wilayahnya. Hasilnya kami menjajaki beberapa kerjasama program termasuk didalamnya pelatihan dan pembinaan usaha serta permodalan bagi para pemuda wilayah Babakan Pasar yang akan diselenggarakan oleh HIPMI,” tambahnya.

Zulfikar menargetkan dalam jangka pendek program yang menjadi unggulan HIPMI tersebut bisa berdampak dalam membantu ekonomi masyarakat sekitar, juga mendorong terciptanya lapangan kerja melalui jalur kewirausahaan. Rencananya, program tersebut juga akan merata di semua kelurahan.

“Untuk pilot project sengaja di wilayah Babakan Pasar, karena mencakup kawasan Suryakencana. Dengan harapan program kami bisa langsung berkontribusi untuk mempercepat dan membantu menyukseskan program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga dalam hal penataan wilayah Suryakencana menjadi kawasan wisata kedepannya,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, HIPMI diwakili oleh teman-teman pengusaha di bidang pariwisata, seperti hotel, restauran dan kerajinan. Pihaknya menilai wilayah Kelurahan Babakan Pasar memiliki potensi dan perlu dukungan dari HIPMI.

“Kami lihat di sana memang potensinya ada, tapi butuh perhatian khusus dan pembinaan. Apalagi tadi hasil diskusi bersama warga, ternyata tingkat produktifitas kelompok mudanya banyak yang akhirnya kerja serabutan di pasar, terminal dan jadi juru parkir. Kami berharap ketika mereka dilatih serta didik oleh HIPMI, bisa lebih produktif juga lebih memiliki daya saing,” pungkasnya. (HRS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed