by

Cegah Corona, DBD hingga Chikungunya, Pemkot Bogor Tambah Dana 1 Miliar

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mengambil berbagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 atau virus corona di wilayahnya. Berkaitan hal ini, Pemkot Bogor berencana mengucurkan dana tambahan sekitar Rp1 miliar.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengaku saat ini pihaknya tengah memikirkan berbagai langkah upaya untuk kegiatan pencegahan penyebaran virus corona, termasuk pencegahan wabah Deman Berdarah Dengue (BDB) dan Chikungunya.

“Kami sekarang sedang memikirkan juga bagaimana dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jadi garda terdepan melakukan pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya covid-19, DBD dan Chikungunya,” kata Dedie kepada awak media, Sabtu (14/3/2020).

Untuk ini, pihaknya sedang berusaha menambah jumlah anggaran untuk menunjang berbagai kegiatan tersebut, juga pembelian peralatan yang dibutuhkan nantinya. Untuk penambahan anggaran sementara ini bersumber dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Untuk sementara tambahannya sekitar Rp1 miliar dari BTT. Hanya saja masalahnya sekarang ini barangnya agak langka. Yang dipesan saja, belum datang juga,” ungkap Dedie.

Sejauh ini, kata Dedie, ketersediaan masker bagi petugas kesehatan di Kota Bogor paling tidak untuk enam bulan kedepan masih terbilang aman. Pihak Pemkot Bogor juga, sambung dia, terus melakukan monitoring dan koordinasi mengenai penanganan virua corona dengan Pemprov Jabar.

“Informasi dari Pak gubernur tadi pagi disampaikan bahwa sekarang tidak hanya Litbangkes Kementerian Kesehatan yang bisa melakukan pengecekan atau swap sampel tenggorokan, Pemprov Jabar juga telah memiliki alat lebih cepat mendapatkan hasilnya. Kalau Litbangkes 2×24 jam. Dari Dinas Kesehatan Pemprov Jabar bisa diketahui dalam waktu enam jam,” paparnya.

“Pak gubernur menyampaikan kalau seandainya ada indikasi warga suspect corono bisa dilakukan swap sampel tenggorokan, kemudian dikirim ke provinsi. Alhamdulillah Kota Bogor sampai saat ini belum ada pasien positif corono,” kata Dedie kembali. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed