BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Ratusan karyawan Perusahaan Umum Daerah Tirta Pakuan Kota Bogor menjalani tes cepat atau rapid test untuk mencegah penyebaran Covid-19, pada Rabu (17/6/2020).
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melalui Manager Sumber Daya Manusia (SDM), Dicky Budhi Purnama mengatakan, rapid tes ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Tirta Pakuan, karena diketahui saat ini di Kota Bogor ada penambahan yang cukup signifikan.
Rapid test yang dilaksanakan selama dua hari dari Rabu (17/6/2020) sampai Kamis (19/6/2020) tersebut bekerjasama dengan pihak RSUD Kota Bogor.
“Tempatnya bisa di kantor Tirta Pakuan jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, dan kedua di IPA Dekeng, Kecamatan Bogor Selatan,” kata Dicky.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa dua hari tersebut diperuntukkan bagi karyawan Tirta Pakuan. Sementara untuk karyawan outsorsing akan dilaksanakan setelahnya atau Jumat (19/6/2020).
“Kalau karyawan ada 426 dikurangi beberapa orang yang sudah tes swab. Nah, kalau outsourcing ada sekitar 300 orang. Hari ini, karyawan yang ikut rapid test 160 orang dan sisanya dilakukan besok,” tambahnya.
Dicky juga menjelaskan, untuk anggaran telah disediakan perusahaan yang tentunya menggunakan anggaran untuk kesehatan karyawan, hanya ada pergeseran dan sudah persetujuan jajaran direksi.
Ia mengungkapkan, apabila ada karyawan atau dari karyawan outsourcing yang menunjukkan hasil reaktif, maka akan segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab.
Sambil menunggu hasil swab, pihaknya akan lakukan isolasi ditempat yang sudah sediakan. Salah satu ruang isolasi yang sudah ada disiapkan di Jalan Samiaji, Kecamatan Bogor Utara dengan kapasitas 10 orang.
“Saya berharap mudah-mudahan karyawan tidak ada yang reaktif dan semua karyawan ataupun karyawan outsourcing Tirta Pakuan sehat. Untuk hasilnya kami akan dapatkan satu hari setelah rapid test,” pungkasnya. (*/Hrs)






