by

Ketua DPC Repdem Kota Bogor : Jangan Ada Pungli di Dana Banpres

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Bantuan untuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19 berupa dana sebesar Rp2,4 juta mulai bisa dicairkan di Bank milik BUMN.

Berkaitan hal tersebut, Ketua DPC Repdem Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara mengutarakan informasi yang patut masyarakat umum pahami.

Ia menyampaikan, bahwa bantuan presiden (banpres) bagi para pelaku UMKM yang kini mulai bisa dicairkan secara bertahap sampai Desember itu merupakan bantuan tunai yang bersifat hibah, bukan pinjaman.

Kemudian, penyaluran dana bantuan tunai tersebut akan langsung masuk ke rekening penerima bantuan sesuai dengan nama yang tertera di saat pengurusan dan pengajuan.

Mengenai biaya administrasi, ia menekankan bahwa tidak ada sama sekali pungutan sepeserpun apalagi yang bersifat memberatkan pada penerima bantuan.

“Tidak ada uang administrasi, uang rokok atau uang apa pun yang harus dikeluarkan oleh penerima bantuan.”

Ia juga menyampaikan agar bank-bank yang bernaung dibawah BUMN memberikan segala kemudahan dalam melayani para calon penerima bantuan dengan prima dan cara yang ramah.

“Jangan sampai ada keluhan dibawah, bantuan ini sangat berarti dan pemerintah mengerti dan hadir membantu masyarakat ditengah pandemi seperti sekarang ini,” katanya.

Jika ada seseorang atau ada pihak-pihak yang meminta dengan paksa atau menentukan nilai tertentu kepada penerima bantuan tunai tersebut, kata Banu, itu harus ditindak tegas.

“Minta kwitansi tanda bukti penerimaan uang lalu laporkan ke Tim Cyber Pungli yang berkantor di eks Gedung Dewan Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” terangnya.

“Jadi pada intinya jangan ‘sunat’ dana banpres,” imbuh pria yang aktif di bidang koperasi itu dengan tegas.

Sisi lain, ia mengapresiasi dan mendukung serta mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mengulurkan bantuan untuk meningkatkan kembali ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM.

“Saya ketua repdem Kota Bogor mengapresiasi program ini karena akan menggeliat lagi ekonomi kerakyatan, tak lupa juga terima kasih kepada kementerian koperasi serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor,” tutupnya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed