by

Cai Changpan Ditemukan Tewas di Tempat Pengolahan Limbah Ban di Hutan Jasinga

BOGORONLINE.com, JASINGA – Cai Changpan berhasil ditangkap dengan kondisi sudah tidak bernyawa di sebuah gudang pengolahan limbah ban bekas di wilayah hutan perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Lebak.

Buronan yang kabur dari Lapas kelas 1 Tangerang di temukan tewas diduga gantung diri di gudang pengolahan limbah ban kawasan hutan haur bambu tepatnya di Kampung Cikidung, RT 02/09, Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Sabtu 17/10/2020.

“Informasinya gantung diri di tempat gudang pembakaran ban bekas, lokasinya jauh dari pemukiman warga. Tadi banyak anggota polisi di lokasi, “ungkap Wawan (35) warga Desa Koleang kepada sejumlah wartawan, Sabtu (17/10).

Sekdes Koleang Wawan Setiawan menuturkan, pihak desa pun baru mendapat informasi sekitar pukul 16.00, ada yang gantung diri, dan ketika dirinya ke lokasi sudah penuh anggota polisi dan mayat Cay Changpan sudah dibungkus kantong jenazah.

“Saya langsung datang untuk mengecek ke lokasi sudah ada anggota Polres Tangerang, untuk lokasi pabrik pun memang sudah tidak dipakai dan jarang orang lewat kesitu, “terang Wawan.

“Saya juga selaku desa baru sekarang mendapat info, itupun awalnya dari Kaur Pemerintah dan di lokasi sudah penuh anggota polisi dari Tangerang,” tambahnya

Lebih lanjut ia menuturkan, selain membawa mayat, ada tiga orang dibawa sebagai saksi tapi tidak semua ada yang mengenal hanya satu warga saja sebagai pegawai pabrik.

“Saya pas lihat ada tiga warga yang dibawa anggota Polresta Tangerang sebagai saksi, satu pegawai pabrik, dua lagi saya tidak kenal,” tuturnya

Sementara itu, Wawan mengaku, dirinya pun tidak terlalu mengetahui kalau ada napi yang sedang dicari oleh polisi, meskipun sebelumnya ada yang menanyakan hanya tidak terlalu digubris.

“Kalau info saya dapat sekitar pukul 11.00 kalau ada yang bunuh diri dan
infonya gantung diri, tempat pembakaran ban bekas, sekitar satu kilometer dari pemukiman warga,” tuturnya

Ketika ditanyai mengenai sosok tersangka, Wawan mengungkapkan tidak mengetahui lebih detail, hanya pada seminggu yang lalu sempat ada yang menanyakan anggota polisi tapi berpakaian bebas.

“Awalnya tidak curiga, hanya pada pukul 10.00 ada anggota polisi seperti sedang mengawasi kondisi perkampungan dan kemudian ada ambulance datang pukul 11.00 ke arah pabrik ban,” pungkasnya. (Mul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed