by

FCB Membongkar Trik Budidaya dan Penjualan Cupang Hias Omset Jutaan Rupiah

BOGORONLINE.com, Kemang – Sejumlah pehobi cupang hias yang tergabung dalam Forum Cupang Bogor (FCB) menghelat Ngopdar (Ngobrol, Dahar, Ngawangkong) di sekretariat Kelompok Perikanan Cupang (KPC) Lebak Oca Mandiri, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Ahad (18/10/2020).

Ajang silaturahmi ini dikemas cukup menarik diisi dengan dialog interaktif bertemakan “Membongkar Trik Budidaya dan Penjualan Cupang Hias Omset Jutaan Rupiah”. Hadir sejumlah pembicara yang ahli di bidangnya masing-masing.

Diskusi yang mengupas seputar ikan bernama alamiah Betta splendens dari hulu hingga hilir tersebut dihadiri komunitas-komunitas cupang se-Jabodetabek dan juga Forum Komunikasi Driver Online Indonesia (FKDOI).

“Acara ini “Kopdar” sebetulnya. Silaturahmi teman-teman sudah lama nggak kumpul, kita kumpul. Dan kebetulan untuk kali ini ada masukan dari teman-teman FKDOI ingin belajar bareng sama kita mengenai potensi cupang,” kata salah satu pendiri FCB, Yogi Aming.

Pihaknya berharap dengan berbagi informasi pengetahuan ini dapat memberikan dampak baik dan menjadi nilai tambah secara ekonomi bagi teman-teman FKDOI di tengah pandemi Covid-19. Sebab, budidaya cupang saat ini sudah mudah, tidak butuh lahan luas dan modal yang besar.

Bagi para pelaku usaha cupang, kata Yogi, kala pandemi Covid-19 seperti sekarang memang menjadi berkah tersendiri, bahkan omset bisa naik 5 sampai 10 kali lipat. Melonjaknya permintaan pasar itu, salah satu faktornya dikarenakan sebagian besar masyarakat di rumah saja.

“Iya, karena sekarang banyak orang-orang menjalankan social distancing, lebih banyak di rumah, jadi butuh hiburan, salah satu hiburannya cupang hias ini,” kata Yogi yang juga ketua KPC Lebak Oca Mandiri itu.

Untuk pangsa pasar ekspor cupang, imbuh Yogi, saat ini terbilang bisa dijangkau dan cukup terbuka lebar. Apalagi Indonesia merupakan destinasi nomor kedua dunia untuk pencarian ikan hias setelah Thailand.

“Hari ini posisi teman-teman komunitas cupang sebetulnya kekurangan karena permintaan pasar luar biasa, dan ini peluang apalagi media penjualan sudah online. Tinggal bagaimana kita menaikkan level promosi dan membuka pasarnya,” tandasnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed