by

Praperadilan Dugaan Penipuan Investasi Terus Bergulir, Kuasa Hukum: Kita Akan Hadirkan Saksi Ahli

BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Polisi menyerahkan jawaban tertulis dalam persidangan praperadilan kasus dugaan penipuan berkedok investasi bisnis yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bogor, Kamis (8/10/2020).

Sidang yang berlangsung di ruang Cakra tersebut dihadiri pihak pemohon, Ria Rusty Yulita sebagai korban didampingi kuasa hukumnya, sementara pihak termohon dari Polda Jawa Barat dan Polresta Bogor Kota. Agenda sidang kedua ini adalah pembacaan permohonan praperadilan.

Usai sidang, Bidkum Polda Jabar, Kompol Agus Jamaludin mengatakan, pihaknya menghadiri sidang praperadilan dari pemohon dan agenda pembacaan permohonan. Sidang yang dilakukan Kamis ini agenda jawaban secara tertulis dari pendamping hukum Polda Jabar.

“Hari ini jawaban dari kami, ya dianggap dibacakan, diserahkan secara tertulis. Kita (hasilnya) serahkan ke hakim yang punya hak prerogatif, kita hanya mendampingi. Besok dilanjutkan yah,” tutur Agus kepada wartawan.

Terpisah, kuasa hukum pemohon, Adi Atmaka mengatakan, sesuai dengan agenda yang disepakati dan ditetapkan oleh hakim, dalam persidangan hari ini jawaban atas permohonan pengajuan praperadilan.

“Kalau kita lihat jawaban yang diberikan oleh pihak termohon pada intinya mengakui memang ada dua alat bukti sehingga unsur pidananya terpenuhi. Namun, disisi lain mengakui, tapi mengatakan juga dalam jawaban ini sudah tiga kali berkas dikirim ke kejaksaan namun dinyatakan tidak lengkap sehingga perkara ini dihentikan atau SP3 karena belum cukup bukti. Kita akan tanggapi jawaban termohon ini besok,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa dalam perkara ini unsur pidana ada, dengan cukup dua alat bukti. Sehingga, menurutnya, perkara ini seharusnya dilanjut ke pengadilan.

“Nanti kita akan tanggapi jawaban dari pihak termohon, besok. Intinya unsur pidana ada dan diakui ada dua alat bukti. Mekanisme juga sudah benar. Jadi menurut kami perkara ini harusnya dilanjutkan sampai diputus pengadilan, sehingga nantinya klien kami merasa mendapat keadilan,” tukasnya.

Adi mengatakan, pada persidangan selanjutnya Senin mendatang akan menghadirkan tiga saksi termasuk saksi ahli.

“Rencananya kita akan menghadirkan tiga orang saksi. Jadi nanti kita bisa ungkap di persidangan apa yang kita ajukan dalam praperadilan ini terutama oleh saksi ahli,” pungkasnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *