by

Syarifah: Direksi Perumda Tirta Pakuan Bisa Yang Lama Atau Baru

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Jelang berakhirnya masa jabatan direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pada Desember mendatang, saat ini sedang disiapkan seleksi oleh tim seleksi dari Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor dengan ditandai dibukanya pendaftaran calon direksi. Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan, bahwa pansel sudah dibentuk dan akan melaksanakan kegiatan seleksi bagi calon direksi.

“Pansel harus dibentuk untuk menentukan apakah mencari direksi baru atau mempertahankan melanjutkan direksi saat ini, semuanya berasal dari pertimbangan pansel,” ujar Syarifah kepada awak media, Senin (26/10/2020).

Dalam prosesnya nanti, pansel bisa menentukan atau merekomendasikan untuk pemilihan direksi dan diserahkan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya. Jadi, bisa mencari direksi baru atau melanjutkan direksi lama. Itu tertuang dalam aturan dan akan digunakan dalam menentukan direksi Perumda Tirta Pakuan untuk periode 2020 sampai 2025.

Untuk perusahaan yang terbaik yaitu Perumda Tirta Pakuan, lanjut Syarifah, maka diperlukan proses melalui pansel sesuai peraturan. Dewan pengawas berkewajiban menjelaskan kinerja direksi saat ini kepada wali kota. Untuk kinerja direksi saat ini sudah baik, sejumlah prestasi juga sudah diraih oleh Perumda Tirta Pakuan.

“Soal kinerja nanti ditentukan oleh owner, tapi kami dari dewas melaporkannya. Cakupan pelayanan sudah berapa persen, cakupan kebocoran berapa persen dan itu akan disampaikan ke Walikota. Selama ini kinerja direksi saat ini bagus,” jelasnya.

Terkait laporan pertanggungjawaban, Syarifah mengaku, belum menerima dan baru menerima persoalan kinerja direksi untuk dilaporkan kepada Walikota.

“Laporan pertanggungjawaban sedang dalam proses, yang sudah dilaporkan baru soal kinerja,” tutup Syarifah yang juga Sekda Kota Bogor ini.

Sebelumnya, pendaftaran calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk posisi jabatan Direksi Utama (Dirut), Direksi umum (Dirum) dan Direksi Teknik (Dirtek) serta Dewan Pengawas (Dewas), sudah dibuka sejak 22 Oktober hingga 3 November 2020. Ketua Tim Seleksi calon Direksi dan Dewas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Dody Achdiyat mengatakan, pendaftaran sudah dibuka melalui online dan sampai Minggu (25/10), belum ada yang melakukan pendaftaran.

“Pendaftaran hingga 3 November, setelah itu dilanjutkan seleksi administrasi dan peserta yang lolos akan mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK),” kata Dody waktu itu. Lanjut Dody, Tim UKK berisikan lima orang diantaranya, dari pihak pejabat Pemkot Bogor (Wakil Walikota atau Sekda), kalangan independen atau akademisi (Rektor), lembaga Profesional (Perpamsi atau asosiasi dewan pengawas PDAM).

Pemilihan calon Direksi dan Dewas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengacu kepada Permendagri 37/2018 dan Peraturan Pemerintah (PP) 54/2017. Berdasarkan aturan Permendagri dan PP itu, jelas Dody, memang terdapat klausul bahwa direksi bisa dilakukan perpanjangan masa jabatan atas keputusan wali kota. Ketika sudah dibentuk pansel, tambah Dody, prosedur tetap dijalankan dalam proses pansel, walaupun keputusan hak preogratif ada pada walikota dalam menentukan para direksi dan dewas. (*/Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed