by

HAMPIR RAMPUNG, REVISI RPJMD JABAR FOKUS TANGANI PANDEMI

BOGORONLINE.COM, CIBINONG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya memastikan saat ini Pemerintah dan DPRD Provinsi Jawa Barat segera merampungkan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2018-2023. Saat ini pembahasan menyisakan beberapa bab lagi, sebelum nantinya akan dibawa ke meja sidang paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat untuk disahkan.

“Mungkin dalam waktu dekat ini,” kata dia.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat tersebut menegaskan, revisi RPJMD sangat diperlukan bukan hanya karena lahirnya Perpres Nomor 60 Tahun 2020, melainkan juga karena pandemi COVID-19 membuat program pembangunan harus berorientasi pada penanganan masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi. “Bahasa kasarnya, isi RPJMD ini kita ubrak-abrik. Perubahannya cukup radikal,” kata pria yang akrab disapa kang AW tersebut.

AW menambahkan, tidak ada daerah manapun yang memprediksi adanya wabah COVID-19 yang berdampak sangat luas terhadap persoalan sosial dan ekonomi. Karena itu, pasti RPJMD yang dibuat juga tidak memasukan kondisi tersebut. “Misalnya, sekarang pendidikan berbasis daring. Dulu, pembelajaran jarak jauh dianggap tidak bagus, sekarang pendidikan kita mengharuskan seperti itu. Maka, infrasturkturnya harus disiapkan, dimasukan ke dalam program,” katanya.

Hal lainnya, soal program pertanian dan UMKM. Menurut AW, saat ini dua sektor tersebut sangat bisa diandalkan untuk pemulihan ekonomi. Apalagi, kata dia, Jawa Barat sangat berpotensi untuk mengembangkan pertanian, termasuk juga di dalamnya nelayan dan peternakan. “RPJMD ini ibarat ‘kitab suci’ pembangunan, maka apa yang akan kita lakukan harus masuk ke dalam revisi sampai angkanya (teranggarkan),” tandasnya (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *