by

BPJS Kesehatan Permudah 9 Layanan Dengan Pandawa

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir, namun sebagian masyarakat harus tetap
menjalankan aktivitas di luar rumah.

Berangkat dari hal tersebut, Pemerintah mewajibkan masyarakat umtuk menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci
tangan dengan sabun.

Sebagai pemberi layanan publik, BPJS Kesehatan juga harus menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan
fungsinya. Alur pelayanan administrasi kepesertaan di kantor cabang diatur sedemikian rupa untuk mencegah
penyebaran Covid-19.

“Kami sudah melakukan penyesuaian untuk sistem antrian tetapi tidak bisa dipungkiri, masyarakat tetap datang ke
kantor cabang untuk mendapatkan pelayanan administrasi kepesertaan,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bogor
Fahrurozi. dalam kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media, pada Rabu (7/4/2021).

Fahrurozi menjelaskan salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kerumunan dengan mengubah tampilan alur
pelayanan di kantor cabang. Sebelum memasuki kawasan kantor cabang, petugas BPJS Kesehatan akan melakukan
pengukuran suhu tubuh peserta/calon peserta JKN-KIS yang tentunya wajib menggunakan masker dan jika memenuhi
kriteria, dilanjutkan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang disediakan. BPJS Kesehatan pun mengatur posisi
berdiri peserta/calon peserta JKN-KIS yang sedang menunggu untuk mendapatkan pelayanan.

Mengubah tampilan alur pelayanan di kantor cabang ternyata tidak cukup untuk mengurangi kerumunan di kantor
cabang. BPJS Kesehatan pun melakukan terobosan untuk membatasi pelayanan administrasi kepesertaan di kantor
cabang tanpa melalui tatap muka dengan memanfaatkan teknologi.

“Di masa pandemi ini kami dituntut untuk melakukan adaptasi. Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, kami
membuka kanal pelayanan administrasi kepesertaan melalui aplikasi WhatsApp. Masyarakat di wilayah kerja kantor
cabang, dapat menghubungi nomor yang berbeda-beda di tiap kantor cabang,” bebernya.

Terobosan ini dinamakan Pandawa (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp). Ada 9 pelayanan yang dapat dilayani
melalui Pandawa. Peserta/Calon Peserta dapat mengirimkan format dengan memasukkan kode layanan yang
diinginkan.

“Efek adanya Pandawa ini sangat signifikan. Jumlah pelayanan tatap muka menjadi sangat berkurang dan sejalan juga
dengan jumlah kerumunan turut berkurang. Tentunya kendala dalam penerapan Pandawa ini ada karena sebaik apapun
suatu sistem pasti akan ada evaluasi. Kami akan berusaha untuk mengatasi kendala-kendala tersebut,” Fahrurozi menutup.

Jauh sebelum Pandawa dikembangkan, BPJS Kesehatan sudah memiliki kanal pelayanan administrasi tanpa tatap
muka. Kanal-kanal tersebut, antara lain aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, dan CHIKA (Chat
Assistant JKN) melalui nomor WhatsApp 081213331413. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *