by

LBH YKAB Uji Kompetensi Calon Paralegal

BOGORONLINE.com, Bogor Selatan – Yayasan Kesatuan Anak Bangsa (YKAB) melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) YKAB mengadakan uji kompetensi bagi paralegal di aula SMA Saga Mulia, Harjasari, Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Minggu (4/4/2021). Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari Jabodetabek dan Banten.

Pengawas YKAB, Sulistyo Wardoyo, SH mengatakan, uji kompetensi bagi paralegal ini merupakan tindaklanjut dari rangkaian pelaksanaan program sebelumnya, yaitu seminar pra diklat dan diklat. Kegiatan ini diikuti 50 peserta selaku calon paralegal.

Sulistyo menambahkan dengan adanya kegiatan ini diharapkan calon paralegal sudah memenuhi kriteria sebagai paralegal YKAB.

“Harapan kami sebelum nanti disumpah untuk diangkat menjadi paralegal sudah memenuhi kriteria sebagai paralegal,” ujarnya.

Adapun materi yang diberikan tentang hukum perdata, hukum pidana dan pengetahuan hukum umum. Dalam kegiatan itu, peserta juga diujikan soal esai tentang surat kuasa dan surat perjanjian.

“Jadi materi yang kita berikan secara umum. Artinya paralegal itu mempunyai kompetensi untuk di bidang non litigasi, tetapi kita berikan sedikit masukan dan arahan supaya mereka bisa menangani di bidang litigasi,” paparnya.

Sulistyo juga menjelaskan, bahwa program tersebut digulirkan YKAB guna mendukung program pemerintah, untuk di daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh advokat.

“Mungkin ada advokat di kota-kota yang bisa menjangkau ke daerah tertentu, tapi mungkin di daerah pelosok kita agak kesulitan dan pemerintah mengakui itu. Makanya kita membuat program bagi paralegal yang secara sah akan diangkat dan disumpah supaya bisa membantu program pemerintah tersebut,” tuturnya.

Sementara Ketua Umum LBH YKAB, A. Noer Ali, SH menambahkan, program yang dilaksanakan LBH YKAB berdasarkan rekomendasi dari YKAB. Calon paralegal ini adalah calon para pemberi bantuan hukum bagi masyarakat baik itu tidak mampu ataupun mampu yang tidak dapat dijangkau para advokasi.

“Peran serta mereka ini kita berdayakan berdasarkan teknis, kinerja dan kemampuan untuk dapat mensosialisasikan baik sebagai narasumber di pedesaan atau perkampungan. Dan juga sebagai para pemberi bantuan hukum mewakili kita sebagai advokasi,” kata Noer kembali.

Dijelaskan Noer, bahwa kegiatan itu pertama kali dilaksanakan dan akan berkelanjutan kedepannya. Karena secara keseluruhan untuk di area cabang yang meliputi wilayah Jabodetabek tercatat ada 218 calon paralegal.

“Kita melaksanakan tahap pertama di tahun 2021 baru 50 peserta, dan kemungkinan ada kegiatan di tiga bulan berikutnya berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah YKAB dengan kami LBH-nya,” jelasnya.

Dalam tugasnya, kata Noer, paralegal dibekali beberapa bidang materi hukum yang terbagi dalam beberapa kelompok. Mereka juga dilengkapi KTA serta SK pengangkatan di setiap area cabang dan Posbakum.

“Selain itu dilengkapi sertifikasi seminar pra diklat dan diklat serta ujian kompetensi paralegal yang saat ini dijalankan. Terakhir mereka dilantik dan disumpah berdasarkan rekomendasi dari YKAB. Kami juga koordinasi dengan para pihak khususnya pengadilan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Noer mengatakan, LBH YKAB nanti akan menerima laporan kinerja dan pertanggungjawaban paralegal setiap bulan, per 3 bulan dan 6 bulan. Sementara LBH YKAB yang bernaung di YKAB akan melaporkannya per tahun.

Tak hanya itu, paralegal akan didampingi langsung para advokat di LBH YKAB, ketika mereka mendapatkan kendala saat bertugas.

“Jika terjadi kendala di lapangan, kami akan turut serta sebagai tim advokasi, karena kami sebagai pemberi legalitas mereka untuk di lapangan,” pungkasnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *