by

SAMISADE, Pemdes Pabuaran Bangun Jalan di Tengah Sawah

BOGORONLINE.com, Kemang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelontorkan Program bantuan Satu Miliar Satu Desa (SAMISADE). Program tersebut akan segera direalisasikan di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang.

Akan ada dua kegiatan dalam pengerjaan pembangunan jalan di Desa Pabuaran ini, dan akan difokuskan pada satu titik. Yakni, membangun jalan poros Kampung, dan membuat Turap di RW 08.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pabuaran, Ahmad Sofyan menuturkan, pembangunan jalan Desa itu akan membuka akses jalan antara Kampung Bangkong Reang dan Kampung Pondok yang lokasinya berada di tengah area persawahan warga yang sangat luas.

“Pembangunan jalan tersebut untuk memudahkan akses warga setempat yang selama ini terkendala. Pemdes Pabuaran sudah mengukur area yang akan dibangun jalan. Terlebih dahulu area tersebut akan dikeraskan setelah itu baru dibuat jalan di tengah sawah dengan panjang 850 meter dan lebar 3 meter,” ungkap Sofyan, baru-baru ini.

Sofyan menjelaskan, realisasi dana SAMISADE ini, tentunya sejalan dengan tujuan awal sejak diluncurkan, yakni, untuk mendongkrak perekonomian Desa dan upaya peningkatan Infrastuktur Desa.

“Anggaran SAMISADE untuk masyarakat Desa, jalan di tengah sawah, pelan-pelan kita mengupayakan itu agar para petani bisa lebih hemat tenaga dan mobilitasnya lebih mudah. Misalnya angkat pupuk, selama ini di panggul, jika ada aksen jalan jadi bisa pakai kendaraan,” jelasnya.

Sofyan mengaku, di wilayahnya memiliki potensi luar biasa jika didukung dengan akses infrastruktur yang memadai. Memiliki lahan pertanian dan peternakan yang luas, hingga para pelaku UMKM menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Tak sekadar tujuan jangka pendek, pembangunan infrastruktur ini juga diharapkan untuk tujuan jangka panjang, misalnya harapan untuk menjadikan potensi desa setempat untuk tujuan wisata desa,” ujarnya.

Dia berharap, program Samisade tak berhenti pada tahun ini saja. Alasannya, agar penerima manfaat tak hanya pada sektor pertanian saja, namun dapat merata kepada sektor lainya seperti perikanan dan sebagainya.

“Untuk saat ini kita masih fokus ke satu titik. Untuk berikutnya kita berharap bisa menyambung ke dusun sebelahnya. Kini pihak desa tengah melakukan sosialisasi ke masyarakat setempat sebelum memulai pengerjaan jalan dan turap ke petani,” Sofyan menutup. (*)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *