by

Tidak Ingin Jalan Provinsi 6,9 Miliar Hancur Sia-Sia, Dewan Jabar M Ichsan Tinjau Langsung Pengerjaannya

Depok, Bogoronline.com – Komisi IV DPRD Jawa Barat dibawah koordinasi Mochamad Ichsan Maoluddin selaku koordinator kunjungan turun langsung meninjau pembangunan ruas jalan provinsi di jalan raya Kalimulya, Kota Depok, Rabu (06/10/2021).

Dalam pemantauan jalan raya sepanjang 2,5 Kilometer tersebut, M Ichsan mengungkapkan anggaran yang digelontorkan senilai 6,9 miliar rupiah dan berupa paket pekerjaan lengkap betonisasi jalan.

“Kita ingin memastikan saja pengerjaannya harus mengacu pada kualitas kemantapan jalan, karena itu sudah dianggarkan yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan itu tidak bisa digeser-geser, sudah dihitung peruntukannya dan pelaporannya harus sesuai dengan RAB yang dianggarkan,” ujar M Ichsan.

Legislator asal Kabupaten Bogor ini pun menambahkan bahwa proses pengerjaan jalan tersebut telah memasuki tahap pemasangan drainase, leveling, serta sudah ada proses pengerasan jalannya baik di sisi kiri maupun kanan jalan.

“Bulan depan kami akan cek lagi pekerjaan yang ditargetkan selesai pada 24 Desember 2021 ini, karena apresiasi pekerjaan itu dengan sering ditinjau dimana UPTD Binamarga ini merasa terperhatikan dan sama-sama saling memonitor pekerjaannya, jangan sampai nanti kemantapan jalannya kurang, baru beberapa bulan sudah hancur disamping harus ada pengaturan tonase kepada kendaraan yang melintas di jalan tersebut,” tandas M Ichsan.

Selain meninjau potensi kekuatan jalan, M Ichsan pun turut mengevaluasi leveling drainase jalan tersebut karena kontur jalan raya Kalimulya Depok kondisinya tidak rata melainkan naik dan turun.

“Kalau levelingnya tidak bagus dan penanganan bak kontrol, bisa jadi sumbatan sampah malah masuk kedalam walaupun bak tersebut bisa dibuka namun tetap saja perlu ada kontrol,” tukas Ichsan.

Kemudian menurutnya, penanggung jawab pekerjaan selebar 7 meter itu tidak hanya UPTD I Binamarga tetapi ada pula KSUP yang khusus bertanggung jawab dibentangan jalan tersebut dimana ketika ada masukan maka pihak-pihak tersebut harus responsif.

“Kita menilai Binamarga responsif terhadap setiap laporan-laporan yang kita berikan dan itu segera dikerjakan yang sifatnya pemeliharaan, atau pekerjaan yang memakai APBD murni langsung serta dana PEN,” pungkas Ichsan.

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *