Terkait Penjambret Bermodus Kempis Ban di Area Parkir Bank BJB Cabang Cibinong, Security Bilang Begini

Zoelkifli Nasution alias Zoel mengenakan seragam Pemuda Pancasila (PP), terlihat sedang memperlihatkan ban mobilnya yang alami modus Kempis Ban terjadi di area parkir basement Bank BJB Cibinong, Rabu (6/9/23).

Cibinong, BogorOnline.com – Guna menyikapi keluhan dari nasabahnya terkait kasus tindak pidana penjambretan dengan modus pecah ban mobil, yang terjadi di halaman parkir basement Bank BJB Cabang Cibinong, Kabupaten Bogor, sekira pukul 16.00 WIB pada Selasa (5/9/23) kemarin.

Akhirnya, security (keamanan, red) bank BJB cabang Cibinong diketahui bernama Nahari, buka suara.

Ia mengungkapkan, bahwa peristiwa tindak pidana penjambretan dengan modus kempis ban mobil yang dialami nasabah ditempatnya bekerja itu baru lagi terjadi setelah beberapa tahun silam sempat terjadi hal sama. Menurutnya, kejadian serupa juga pernah dialami nasabah bank BJB cabang Cibinong lainnya, saat sebelumnya Covid-19 melanda negeri ini.

“Ini baru kejadian lagi nih, sudah lama banget ini. Terakhir kejadian seperti ini juga sempat terjadi, sebelum covid-19 kalau nggak salah sekitar hampir lima tahun kali,” ujar Nahari saat dikonfirmasi dilokasi tempat kerjanya, Rabu (6/9/23).

Ia menyangkal, bahwa kejadian kempis ban oleh komplotan penjahat penjabret yang terjadi diarea parkir basement bank BJB itu, merupakan parkiran yang juga diperuntukkan bagi para nasabah bank BJB cabang Cibinong.

“Parkiran basement ini umum juga bisa, jadi tidak benar kalau parkiran disini (basement, red) hanya dikhususkan bagi para karyawan bank BJB saja. Karena umum bisa disini memarkirkan kendaraannya,” akunya.

Nahari juga menjelaskan, untuk membuka CCTV bagi korban kempis ban mobil yakni Zoelkifli Nasution selaku dari pengurusĀ  Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat, pihaknya belum dapat mewujudkan keinginan itu lantaran ada prosedural yang harus ditempuh terlebih dulu.

“Soal permintaan memperlihatkan rekaman CCTV untuk melihat aksi pelaku kejahatan gembos ban itu, tak serta merta kita lakukan. Harus ada ijin juga keatasan atau pimpinan kami,” bebernya.

“Karena juga, untuk pantauan CCTV atau rekamannya bukan berada di pos security depan gedung bank BJB cabang Cibinong. Melainkan ada dilantai atas kantor,” lanjut Nahari menjelaskan.

Sementara itu, korban kempis ban diarea gedung bank BJB cabang Cibinong, Zoelkifli Nasution yang akrap disapa bang Zoel mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh management bank BJB cabang Cibinong tersebut.

Dikarenakan, pemberian keamanan dan kenyamanan bagi para nasabahnya masih sangat jauh dikatakan aman.

“Saya sangat kecewa lah dengan pihak manajemen bank BJB cabang Cibinong ini. Artinya dalam segi keamanan gak safety,” tegas Zoel.

Dia juga mengingatkan, untuk kepada para nasabah bank BJB cabang Cibinong harus berhati-hati supaya kejadian buruk yang di alaminya itu, tidak terjadi kepada nasabah bank milik plat merah tersebut.

Zoel juga meminta, untuk kedepannya bagi seluruh security bank BJB itu diharapkan harus bisa lebih jelih dan waspada terhadap orang-orang yang datang dengan gerak-gerik mencurigakan.

“Saya minta juga kepada pimpinan-pimpinan bank Jabar ini harus lebih peduli kepada setiap keamanan para nasabahnya. Terutama, kami-kami ini sebagai rekanan jasa kontruksi yang mencari nafkah dengan mengerjakan proyek-proyek milik Pemkab Bogor,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pembinaan Cabang Pemuda Pancasila (BP2C) Jawa Barat V (5), Zoelkifli Nasution yang berdomisili di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor itu, nyaris menjadi korban penjambretan modus kempis ban oleh kedua pelaku tak dikenal, usai dirinya bersama sang istri mengambil uang tunai senilai Rp100 juta dari Bank BJB Cabang Cibinong.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *