Cibinong – DPRD Kabupaten Bogor meminta RSUD Leuwiliang meminta RSUD Leuwiliang melatih dan membina para petugas yang bersentuhan langsung dengan pelayanan rumah sakit.
Hal itu disampaikan Sekertaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana alias Kang RS, mengomentari video viral miskomunikasi antara petugas dengan pasien soal peminjaman mobil ambulance.
“Bagaimana petugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat harus diberikan manajemen komunikasi yang baik, seperti Satpam, petugas di IGD dan perawat, harus dibina betul cara komunikasi yang memahami masyarakat,” kata Kang RS.
Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat bisa mengerti dan menerima apa yang disampaikan oleh pihak rumah sakit, sehingga tidak ada kembali miskomunikasi antara pihak rumah sakit dan warga
“Saya yakin, dengan komunikasi yang baik dan pelayanan yang mengedepankan prioritas kemanusiaan, rakyat lebih menerima dan prosedural pun bisa dijalani,” tutup dia.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada RSUD Leuwiliang agar mengedepankan kemanusiaan dan kebutuhan pelayanan cepat daripada memprioritaskan prosedural pelayanan.
Ia meminta kepada RSUD Leuwiliang yang seringkali melakukan hal serupa, agar tidak lagi mengedepankan prosedural di tengah kegentingan para pasien yang membutuhkan pelayanan.
“Dari kejadian ini, saya memberikan penegasan kepada pihak RSUD, bahwa tidak bisa menegaskan prosudural di tengah kondisi yang tidak ideal, keluarga sedang panik, lalu dihadapkan prosedural ini kan repot,” papar dia.





