Tren Kenaikan Suara AMIN di Kabupaten Bogor Meningkat Cepat, Nasdem dan PKB Diuntungkan  

 

Cibinong – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) merilis hasil elektabilitas calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang dilakukan pada 22 hingga 28 Januari 2024 di Kabupaten Bogor.

Pendiri LS Vinus, Yusfitriadi menyampaikan, dari hasil survei yang dilakukan elektabilitas pasangan Anies-Muhaiman (AMIN) mengalami kenaikan yang signifikan di Kabupaten Bogor sejak Oktober 2023.

“Trend kenaikan suara yang sangat cepat terjadi pada pasangan Anies-Muhaiman, sampai sekitar 5 % kenaikannya sejak bulan oktober,” kata Yusfitriadi, Kamis 1 Februari 2024.

Tren kenakan suara itu juga terjadi pada pasangan Prabowo-Gibran. Pasangan nomor urut dua juga mengalami kenaikan suara di Survei bulan Januari 2024. Namun, tidak signifikan seperti pasangan AMIN.

“Termasukan kenaikan suara pada pasangan Rabowo-Gibran, walaupun lambat, hanya 1 % kenaikannya,” papar dia.

Sementara, pasangan Ganjar-Mahpud malah mengalami penurunan suara dari survei sebelumnya yang dilakukan Oktober 2023.

“Adapun pasangan Ganjar-Mahpud cenderung mengalami penurunan dibandingkan buan oktober 2023. Penurunanya sampai pada kisaran 3 %,” jelas dia.

“Penurunan suara Pasangan Ganjar-Mahfud diikuti oleh turunnya suara PDIP di Kabupaten Bogor dengan kisaran turunya sama 3 %,” lanjutnya.

Yusfitriadi menyebut, kenaikan tren suara pemilih AMIN itu membuat Partai pengusung ikut mendapatkan berkahnya, terutama bagi Partai Nasdem dan PKB.

“Kenaikan suara Anies-Muhaimin, juga melesatkan suara Nasdem dan PKB. Untuk Partai Nasdem kenaikan sampai 6 % adapun untuk PKB kenaikan ada dikisaran 2 persen,” jelasnya.

Namun, kenaikan suara AMIN malah tidak berdampak apapun untuk Partai pengusung PKS. Buktinya, suara partai PKS menurun menjadi urutan ke tujuh dengan persentase 5,33 persen. Sementara PKB naik menjadi ke enam dengan persentase 6,42 persen dan NasDem menjadi partai favorit ketiga dengan persentase 12,19 persen.

“Tresd suara Pasangan Anies-Muhaimin tidak menjadi berkah suara bagi PKS, yang terjun bebas sampai ke urutan ke 7 yang di bulan oktober 2023 masih diurutan ke 4,” papar dia.

Diketahui, survei itu dilakukan dengan 2400 responden berbasis desa yang disesuaikan dengan Pemilih Masing-masing Kecamata secara acak yang sudah mempunyai hak memilih.

Surveyor langsung bertatap muka dengan responden. Surveyor dibekali Surat Suara Pemilu 2024 yang disesuaikan dengan aslinya yang sudah ditetapkan oleh KPU.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *