BOGORONLINE.com – GOR Pajajaran 2, Kota Bogor, menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Pendidikan Pembelaan Diri Padjadjaran Indonesia (PPD PI) 2025. Ajang ini merupakan Kejurnas pertama yang diselenggarakan perguruan historis tersebut sejak berdiri pada 24 Februari 1968.
Sebanyak 160 pesilat dari tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung pada Minggu, 22 Juni 2025. Pertandingan berlangsung meriah dengan semangat sportivitas tinggi dari para peserta dan pendukung.
Ketua Panitia Rahmat Cahya Kencana menyampaikan bahwa ajang ini bukan hanya sekadar persaingan antar atlet, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan membina generasi muda untuk berprestasi di masa depan.
“Pertandingan ini bukan soal menang atau kalah. Ini soal semangat sportivitas dan kebersamaan untuk membangun karakter generasi muda,” ujarnya.
Ketua IPSI Kota Bogor, dr. Subono Widyoko, memberikan apresiasi atas keberhasilan PPD PI menyelenggarakan Kejurnas secara mandiri. Ia juga mengakui kontribusi perguruan ini dalam mencetak atlet berprestasi di berbagai ajang seperti O2SN 2022, Kejurda Jawa Barat 2023, dan Popwilda 2024.
“Saya ucapkan selamat kepada PPD Padjadjaran Indonesia yang telah mandiri menyelenggarakan Kejurnas internal dan terus berkontribusi melahirkan atlet pelajar terbaik di Kota Bogor,” kata dr. Subono.
Sementara itu, Kasie PPO Dispora Kota Bogor, Yana Suryana, menilai kejuaraan ini penting untuk menghidupkan kembali ekosistem kompetisi pencak silat yang sempat vakum, terutama karena adanya hadiah uang tunai yang jarang ditemukan dalam kejuaraan sejenis.
Kejurnas ini mempertandingkan kategori tanding dan seni untuk berbagai kelompok usia, mulai dari Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Dewasa hingga Master. Beberapa pesilat terbaik dari berbagai kategori antara lain:
Usia Dini 2
Putra: Arvel Fawwas Balindra (DPC Kota Bogor)
Putri: Asheeqa Zareen Omera (DPC Purwakarta)
Pra Remaja
Putra: Anryan Pandu Ramadhanu Muchlis (DPC Kab. Cirebon)
Putri: Zafina Putri Kinanti (DPC Kota Bogor)
Remaja
Putra: Fathir Sheehan Rosadi (DPC Kota Bogor)
Putri: Sri Ayu Dewi (DPC Kota Bogor)
Master
Putra: Darmuji (DPC Banyumas)
Putri: Annisa Nurul Saadah (DPC Kota Bogor)
DPC Kota Bogor keluar sebagai juara umum dengan total 64 medali, terdiri dari 36 emas, diikuti oleh DPC Kabupaten Bogor (47 medali, 20 emas), dan DPC Kabupaten Sumedang (24 medali, 12 emas).
Yang membedakan Kejurnas ini adalah adanya hadiah uang tunai jutaan rupiah bagi para pemenang. Dukungan penuh diberikan oleh keluarga besar Padjadjaran Indonesia sebagai sponsor utama kegiatan.
PPD PI sendiri merupakan perguruan yang memadukan berbagai aliran bela diri seperti pencak silat, karate, judo, jiu-jitsu, dan tenaga dalam Sosrobirowo. Perguruan ini telah melahirkan banyak atlet, pelatih, dan wasit hingga tingkat internasional.
Dengan mengusung tema “Hayu Ngahiji Sangkan Jadi Kahiji”, Kejurnas ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat regenerasi, menjalin persaudaraan, serta menjaga warisan budaya pencak silat di Indonesia.





