bogorOnline.com-KLAPANUNGAL
Akhirnya Sekretaris Desa (Sekdes) Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor Encin mengatakan, terkait aspal bankeunya aur-auran belum sebulan oleh pemborong bernama Ahong, pihaknya juga sudah ke lokasi melihat kondisi pekerjaan secara langsung. Dimana saat ini dalam kondisi tidak baik dan kesalahan ada pada pekerjaan. Ditambah masih ia menambahkan, saat ini juga sedang musim penghujan, berdampak pada aspal yang mudah tergerus air.
“Pada intinya kami minta pemborong untuk segera melakukan perbaikan dan disanggupi awal bulan tahun depan,” tegasnya saat di temui bogorOnline.com di kantornya hari ini.
Sebelumnya, Sekretaris Desa (Sekdes) Cikahuripan Encin, serupa dengan pemborong Ahong terdiam. Saat bogorOnline.com mencoba menanyakan terkait baru sebulan pengaspalan bankeu Cikahuripan aur-auran diduga jadi borongan, melalui melalui WA (WhatsApp) pribadinya tidak menjawab sama sekali Senin (29/12/20).
Warga keluhkan pekerjaan pengaspalan jalan di Kampung Palahlar RT 019/008, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Bogor Tahun 2025 bersumber APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) baru sebulan sudah aur-auran dan diduga borongan.
“Ada sebulan mahnya kurang semen ahh salah pek meren jadi tidak menempel dan ga kuat. Ketika terkena hujan berantakan terbawa air,” keluh warga sekitar saat ditemui bogorOnline.com di lokasi belum lama ini.
Sedangkan hasil pantauan Wartawan kualitas aspal yang sangat memprihatinkan. Permukaan jalan terlihat rapuh, rontok seperti pasir, dan ketebalan hamparan hotmix tidak merata. Fakta tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, bahkan berpotensi gagal mutu. Ditambah Informasi yang dihimpun diduga pekerjaan tersebut diserahkan kepada pihak ketiga atau pemborong bernama Ahong.
Lanjut saat bogorOnline.com mencoba menanyakan keluhan dan dugaaan diatas kepada pemborong Ahong melalui WA (WhatsApp) pribadinya tidak menjawab sama sekali Minggu (28/12/25)
Informasi dari papan kegiatan, proyek pengaspalan itu memiliki spesifikasi Panjang: 202 meter x Lebar: 2 meter x Ketebalan: 0,03 meter, Nilai anggaran: Rp 80.044.000, Sumber dana: Bankeu Kabupaten Bogor 2025, Pelaksana: TPK dan masyarakat (Swakelola).(rul)






